Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Kompas.com - 22/01/2020, 16:00 WIB
Tampak kerabat dan petugas kepolisian terlihat menunggu pembongkaran makam Lina di luar tenda merah. KOMPAS.COM/AGIE PERMADITampak kerabat dan petugas kepolisian terlihat menunggu pembongkaran makam Lina di luar tenda merah.

KOMPAS.com - Teka-teki kematian mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah, masih menjadi tanda tanya. Karena, hasil otopsi yang dilakukan polisi terhadap jenazah Lina belum keluar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga mengatakan, untuk hasil otopsi jenazah Lina masih dalam proses, kemungkinan beberapa hari ini akan keluar hasilnya.

"Nah, untuk hasil otopsi, kita tunggu dalam satu atau dua hari ke depan. Normatifnya 14 hari kerja disampaikan dari laboratorium forensik, mudah-mudahan sesuai dengan waktunya segera kita sampaikan," jelasnya di Mapolda Jabar, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: 4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Dijelaskan Erlangga, hasil otopsi tersebut nantinya akan dianalisis penyidik dengan keterangan saksi untuk menyimpulkan peristiwa yang terjadi.

"Nah kita lihat dari hasil otopsi bagaimana apakah memang ada ketidakwajaran ataukah meninggal wajar karena sakit, kita tunggu hasilnya," ujarnya. 

Baca juga: Mengungkap Fakta Kematian Mantan Istri Sule, Polisi Periksa 11 Saksi hingga Tunggu Hasil Otopsi

 

Sebelumnya diberitakan, tim forensik dan penyidik Polrestabes Bandung membongkar makam mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah, Kamis (9/1/2020) lalu.

Makam di Jalan Sekelimus Utara 1 Kelurahan Batununggal, Bandung Kidul, Kota Bandung, itu dibongkar setelah polisi menerima laporan dari anak Lina, Rizky Febian, pada Senin (6/1/2020).

Rizky melapor kepada polisi lantaran merasa ada kejanggalan pada kematian ibundanya.

Baca juga: Cerita di Balik Kematian Mantan Istri Sule, Rizky Febian Temukan Kejanggalan hingga Polisi Bongkar Makam

Rizky mengatakan bahwa laporannya ke polisi terkait kematian ibundanya karena pihak keluarga hanya ingin mencari tahu tentang penyebab kematian itu.

"Pihak keluarga tuh hanya ingin mengetahui penyakit apa. Karena bisa dibilang waktu itu kronologinya tidak jelas," kata Rizky saat ditemui di kediaman ayahnya, Sule, di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Fakta di Balik Kematian Mantan Istri Sule, Polisi Periksa Sampel Racun di Jenazah Lina hingga Teddy Dimintai Keterangan

Ia menegaskan bahwa tidak bermaksud untuk menuduh siapa pun.

Rizky menuturkan, hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui penyebab pasti kepergian ibundanya.

 

(Penulis: Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor: Aprilia Ika)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Irit Air

Regional
Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Regional
Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Regional
Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X