Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Kompas.com - 22/01/2020, 15:24 WIB
Sisang kasus pembunujan satu keluarga dengam agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengdilan Negeri Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINSisang kasus pembunujan satu keluarga dengam agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengdilan Negeri Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap empat orang yang masih satu keluarga kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020).

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti serta Hakim Anggota Tri Wahyudi dan Randi Jastian Afandi digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas menghadirkan total sebanyak 10 saksi. Mereka merupakan para tetangga terdakwa dan perangkat desa.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sidang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Ibu dan 2 Anaknya Terancam Hukuman Mati

Sembilan saksi memberikan keterangan untuk terdakwa Saminah alias Minah (53) dan ketiga anaknya, Irvan Firmansyah alias Irvan (32) dan Achmad Saputra alias Putra (27).

Sedangkan seorang saksi dihadirkan untuk terdakwa Sania Roulitas (37) alias Sania.

Rasman (62), saksi yang pertama kali menemukan kerangka korban mengatakan, awalnya diminta pemilik rumah Misem (76) untuk membersihkan pekarangan di belakang rumahnya, Senin (19/1/2020). Misem merupakan orangtua korban sekaligus terdakwa Minah.

"Senin mulai kerja, Selasa berhenti, Rabu sama Kamis kerja lagi, Kamisnya nemuin itu (kerangka) sekitar pukul 11.00 WIB. Pertama mindahin batu, terus nyangkul membersihkan rumput, cangkul mengenai kain, saya cangkul-cangkul terus, kemudian saya tarik kainnya," kata Rasman.

"Saat ditarik kainnya, menggelinding tengkorak, saya pikir ini apa, seperti tengkorak kucing, tapi kok besar, ukuran seperti kelapa. Ada tulang-tulang juga, terpisah, saya sempat ginikan tek tek (membenturkan dua tulang)," ujar Rasman.

Saat itu Rasman juga sempat menduga bahwa temuan sebuah tengkorak dan kerangka adalah kuburan bayi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Regional
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Regional
Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Regional
Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Regional
2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

Regional
Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Regional
Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Regional
Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Regional
Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X