Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral Video Nenek Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil, Ini Kisahnya

Kompas.com - 22/01/2020, 15:13 WIB
Wijaya Kusuma,
Khairina

Tim Redaksi

Mengetahui hal itu, Suharmadi langsung menulis di kolom komentar.

Suharmadi meminta agar postingan soal Rubingah dihapus. Rubingah sudah sampai di rumah dalam keadaan baik.

Suharmadi juga menulis permintaan maaf kepada semua pihak yang dirugikan karena Rubingah yang agak sedikit terganggu pikiranya.

Ia pun menuliskan nomor ponselnya. Jika ada yang ingin meminta ganti rugi, bisa menghubungi dirinya.

"Saya kan di medsos kan juga bilang kalau ada pedagang yang merasa dirugikan, hubungi saya, akan saya ganti. Tapi sampai sekarang belum ada yang menghubungi," katanya.

Usai mengetahui kejadian itu, Suharmadi lantas berkunjung ke rumah Rubingah. Saat itu kebetulan, Rubingah sedang berada di rumah.

"Saya ke sana, terus saya tanya bagaimana keadaannya ? Kalau sakit tak antar ke rumah sakit. Karena bagaimana pun itu warga saya, tapi kemarin jawabannya (Rubingah) enggak apa apa," katanya.

Namun, terkait peristiwa seperti apa di pasar, Suharmadi mengaku tidak mengetahui pastinya. Saat bertemu dengan Rubingah dirinya juga sempat menanyakan peristiwa yang di pasar.

"Ibunya itu kalau diajak ngobrol itu susah, kadang nyambung kadang tidak. Harapan saya bisa diselesaikan secara kekeluargaan," katanya.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Gendeng (Pasar Protojoyo) Sularsih menuturkan dirinya tidak mengetahui kejadiannya. Sebab, saat itu tidak berada di lokasi.

"Saya dikasih laporan sama bapak yang menendang ibunya itu. Ya itu (lapor) bilangnya ini habis ngutil, di sebelah timur," ungkapnya.

Setelah itu, Sularsih memutuskan untuk melapor ke kepala pasar. Namun ternyata kepala pasar tidak ada di tempat.

"Kepala pasar menghubungi, menyuruh saya seandainya enggak seberapa diselesaikan kekeluargaan saja. Terus simbahnya (Rubingah) saya tanya alamatnya mana? bawa KTP enggak? Dia bilang enggak bawa," ucapnya.

"Dari cara bicaranya itu simbahnya kelihatan kurang waras," tambahnya.

Setelah itu, Sularsih melepaskan Rubingah. Namun sebelum pergi, Rubingah sempat meminta uang kepadanya.

"Simbahnya itu minta uang lima ribu ke saya, untuk pulang katanya," kata Sularsih.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com