Viral, Imam Masjid Dihukum Mengaji oleh Polisi karena Tak Pakai Helm

Kompas.com - 22/01/2020, 14:27 WIB
Imam Masjid Nurul Hikmah Syamsuddin (kiri) saat dihukum mengaji oleh polisi di Jalan A. P. Pettarani, Makassar, Rabu (21/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANImam Masjid Nurul Hikmah Syamsuddin (kiri) saat dihukum mengaji oleh polisi di Jalan A. P. Pettarani, Makassar, Rabu (21/1/2020).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang imam masjid bernama Syamsuddin dihukum mengaji oleh anggota satuan lalu lintas Polrestabes Makassar lantaran tidak mengenakan helm saat berkendara di sekitar fly over Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Rabu (22/1/2020).

Video hukuman mengaji yang dilakukan Syamsuddin ini viral di media sosial dan tersebar di grup aplikasi WhatsApp.

Bripka Jumahir adalah yang pertama kali menilang Syamsuddin lantaran tidak menggunakan helm saat berkendara. 

Baca juga: Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra di Tomang

Jumahir saat dikonfirmasi mengatakan, Syamsuddin mengaku baru sadar tidak memakai helm saat ditilang.

Imam Masjid Nurul Hikmah Markaz Imam Malik itu, kata Jumahir, pulang belanja di sebuah pasar tradisional di Makassar. 

"Itu Pak Imam dari pasar beli kedelai. Mau putar ke arah Jalan Faisal. Setelah ditahan, baru dia sadar kalau dia tidak pakai helm. Ternyata helmnya tinggal di pasar," ucap Jumahir saat dihubungi melalui telepon. 

Mengetahui hal itu, Jumahir kemudian mengarahkan Syamsuddin ke posko Satlantas yang berada di pinggir jalan A. P. Pettarani. 

Baca juga: Naik Motor Tak Pakai Helm di Depan Polisi yang Pantau Ganjil Genap, Remaja Ini Ditilang

Namun, bukannya menahan motor Syamsuddin, Jumahir malah menghukum pria dari Flores itu untuk membacakan ayat suci Al Quran. 

Hukuman ini terlihat dalam video yang tersebar di media sosial. 

"Sebagai hukumannya Pak Imam bacakan saya satu juz," kata Bripka Jumahir kepada Syamsuddin. 

Syamsuddin kemudian membaca surat Al Isra ayat 9 - 15 dalam video yang berdurasi 2 menit 59 detik itu. 

Usai mengaji, Bripka Jumahir meminta Syamsuddin untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dalam berkendara.

 "Ini pertama dan terakhir ditegur berkendara tidak pakai helm," kata Jumahir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X