Kompas.com - 22/01/2020, 14:14 WIB
Perancang Fashion Adjie Notonegoro (kiri) bersama pengacaranya datangi Polda Jatim, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.COM/A. FAIZALPerancang Fashion Adjie Notonegoro (kiri) bersama pengacaranya datangi Polda Jatim, Rabu (22/1/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Perancang busana Adjie Notonegoro mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Rabu (22/1/2020).

Kedatangan Adjie untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan investasi bodong MeMiles. Adjie didampingi seorang pengacara.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Adjie terlihat keluar dari ruang pemeriksaan.

Dia mengaku diberi waktu oleh penyidik untuk beristirahat dan makan siang.

"Ini sedang istirahat untuk makan siang," kata dia.

Baca juga: Diperiksa Kasus MeMiles, Pinkan Mambo: Saya Disewa Jadi Penyanyi Doang

Robert Simangunsong yang menjadi kuasa hukum Adjie mengatakan bahwa kliennya sebagai korban dalam kasus tersebut.

"Selama 3 bulan Adjie melakukan top up sampai Rp 150 juta, tapi bonus yang dijanjikan tidak pernah ada," kata Robert.

Menurut Robert, Adjie adalah member yang pasif dan sama sekali tidak memahami soal investasi MeMiles.

"Dia diajak oleh beberapa orang. Nama-namanya tadi sudah diserahkan kepada penyidik. Bukti-bukti top up juga sudah diserahkan," ujar Robert.

Selain Adjie, menurut jadwal yang diberikan penyidik, hari ini juga akan dilalukan pemeriksaan terhadap AHWH alias AS atau Ari Sigit, IAR dan FFC.

Ketiganya disebut sebagai anggota keluarga Presiden Soeharto atau Keluarga Cendana.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X