Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Kompas.com - 22/01/2020, 13:46 WIB
Proses rehab rekon rumah tahan gempa di Lombok beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMProses rehab rekon rumah tahan gempa di Lombok beberapa waktu lalu.

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Seorang aplikator bantuan rumah tahan gempa (RTG) di Desa Pringgabaya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga membawa kabur uang senilai Rp 1 miliar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Timur AKP Made Yogi Purusa Utama membenarkan informasi tersebut.

Menurut dia, warga telah melaporkan tindakan dugaan pidana tersebut.

"Ya benar, kami menerima laporan dari masyarakat, bahwa seorang aplikator telah membawa kabur uang bantuan RTG senilai Rp 1 miliar," ujar Yogi saat dikonfirmasi, Selasa (21/1/2020).


Baca juga: Duduk Perkara Iuran bagi Warga Non-pribumi di Surabaya yang Viral

Adapun, yang menjadi terlapor yakni aplikator dari Departemen Raswari Lisensi dan Device.

Yogi menyebutkan, aplikator telah menerima dana dari pemerintah sekitar 50 persen untuk membangun puluhan RTG.

"Dari laporan masyarakat, aplikator ini telah menerima bantuan 50 persen dari pemerintah untuk 40 RTG," kata Yogi.

Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Polres Lombok Timur, dan  polisi sedang melakukan penyidikan lebih mendalam.

Baca juga: Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X