KILAS DAERAH

Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Kompas.com - 22/01/2020, 10:42 WIB
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Timur Arumi Baschsin saat penilaian Top 10 peserta terbaik Kompetisi Desain Produk dan Kriya 3D Printing di Surabaya, Selasa (21/1/2020). DOK. Humas Pemprov JatimKetua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Timur Arumi Baschsin saat penilaian Top 10 peserta terbaik Kompetisi Desain Produk dan Kriya 3D Printing di Surabaya, Selasa (21/1/2020).

KOMPAS.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur (Jatim) Arumi Baschsin mengatakan pihaknya menggelar Kompetisi Desain Produk dan Kriya 3D Printing. Tujuannya supaya tidak hanya berfokus pada batik dan kerajinan tangan, 

Arumi mengaku kegiatan tersebut tak lepas dari saran Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak. Emil meminta Dekranasda tidak monoton melakukan kegiatan yang sama.

“Harus lebih kreatif yang berhubungan dengan percepatan ekonomi terutama untuk kalangan milenial. Akhirnya terciptalah lomba desain produk dan 3D printing ini,” kata Arumi saat penilaian Top 10 peserta terbaik di event tersebut di Surabaya, Selasa (21/1/2020).

Dia menambahkan, pemenang kompetisi ini nantinya akan menjadi prioritas bagi pemerintah daerah, khususnya Dekranasda untuk menjadi pioner dalam memajukan Jatim.

Baca juga: Percepat Pembangunan di Jatim, Emil Minta Dukungan Kementerian BUMN

“Semua ini harus didukung terutama yang menjadi juara agar tidak berhenti sampai di sini dan berlanjut ke penerapan teknologi ini baik di pemerintahan maupun perusahaan-perusahaan lain,” tambahnya.

Apalagi, lanjut Arumi, di luar dugaan kompetisi ini diminati banyak kalangan masyarakat, terutama milenial.

“Banyak produk-produk hasil karya baik mahasiswa maupun pelajar yang sangat tidak terduga dan tidak terpikir sama sekali,” katanya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Nantinya, panitia memilih 10 peserta untuk kategori profesional dan pemula dari 100 peserta yang telah mengirimkan karya desainnya.

Mereka yang lolos 10 besar berhak mengikuti proses printing di 4 instansi yang ditunjuk, yakni SUBstitute Makerspace, ITS, Universitas Surabaya dan Institut Sains dan Teknologi Terapan Surabaya.

Baca juga: Instalasi Kreatif Sejauh Mata Memandang, Ajak Anak Peduli Lingkungan

Adapun, kriteria yang dijadikan penilaian pada lomba ini, antara lain tingkat kreativitas dan inovasi produk, tingkat kualitas purwarupa yang dicetak 3D, dan tingkat efisiensi biaya yang dikeluarkan.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

114 Penyelenggara Pemilu Diduga Dukung Paslon Independen di Pilkada Lamongan

114 Penyelenggara Pemilu Diduga Dukung Paslon Independen di Pilkada Lamongan

Regional
Cerita Kapten Ikhlas yang Lawan Virus Corona dengan Pikiran Positif

Cerita Kapten Ikhlas yang Lawan Virus Corona dengan Pikiran Positif

Regional
Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Regional
UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

Regional
Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Regional
Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Regional
Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Regional
Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Regional
Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Regional
Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Regional
Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Regional
Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Regional
Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi 'Pilot Project' se-Jabar

Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi "Pilot Project" se-Jabar

Regional
Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X