Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Kompas.com - 22/01/2020, 10:14 WIB
Philip Jacobson (tengah). Philip Jacobson (tengah).

PALANGKARAYA, KOMPAS.com- Kantor Imigrasi Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menahan wartawan Mongabay.com asal Amerika Serikat, Philip Jacobson. Penahanan mulai berlangsung pada Selasa (21/1/2020).

Pengacara Jacobson dari Lembaga Bantuan Hukum Palangkaraya Aryo Nugroho mengatakan, petugas Imigrasi sebenarnya sudah mendatangi kliennya sejak 17 Desember 2019.

Kala itu, petugas menyita paspor Jacobson karena diduga melanggar izin tinggal di Indonesia. Aryo mengatakan, kliennya datang ke Indonesia menggunakan visa bisnis.

"Baru pada 21 Januari, dia (Jacobson) telepon kami bilang sedang di Imigrasi dan akan ditahan. Sore harinya surat penahanan keluar," kata Aryo kepada Kompas.com, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: LBH Pers Sebut Polisi Paling Banyak Lakukan Kekerasan ke Jurnalis, Ini Tanggapan Polri

Menurut Aryo, petugas Imigrasi menahan Jacobson untuk melanjutkan pelanggarannya ke tahap persidangan.

Saat hendak dilakukan penahanan, Aryo sempat mengajukan penangguhan. Namun, hal itu ditolak Imigrasi Palangkaraya karena sponsor dan penjamin Jacobson dianggap tidak cukup kuat.

"Sekarang dia ada di Rutan Klas II Palangkaraya," kata Aryo.

Baca juga: Catatan LBH Pers soal Kekerasan Terhadap Jurnalis di 2019

 

Terkait kedatangan Jacobson ke Palangkaraya, Aryo menjelaskan, Editor Mongabay.com itu sedang membantu kontributor lokal untuk menulis artikel soal dugaan kriminalisasi peladang di Kalimantan.

Selama berada di Palangkaraya, Jacobson juga sempat menghadiri audiensi dengan DPRD Kalimantan Tengah.

Aryo berharap, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia mau ikut membantu penyelesaian masalah yang menimpa Jacobson.

Kompas.com sudah coba mengkonfirmasi kabar penangkapan ini ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Namun, belum ada jawaban soal penahanan Jacobson.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Diburu Selama 55 Hari, Pembakar Ningsih, Wanita Asal Kulon Progo Akhirnya Ditangkap

Regional
Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Irwan, Petani Lulusan S2 Ciptakan Media Tanam dari Popok Bayi, Ini Kelebihannya

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemeriksaan di Perbatasan Sulbar-Sulteng Diperketat

Regional
Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Gunung Sinabung Muntahkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Regional
4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

4 Pria Perkosa Remaja di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Jenazah Santri yang Hilang Saat Tolong Teman Tenggelam Ditemukan

Regional
Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X