Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Kompas.com - 22/01/2020, 05:59 WIB
Kerangka manusia ditemukan sedang duduk di sofa sebuah kosong di Bandung, Jawa Barat. dok Polresta BandungKerangka manusia ditemukan sedang duduk di sofa sebuah kosong di Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi sulit identifikasi identitas kerangka mayat yang ditemukan menghuni rumah kosong di Jalan Sukamenak Indah, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

Hal tersebut dikarenakan negara Indonesia belum memiliki semua data base DNA serta sidik jari semua warganya.

"Sulit mengidentifikasi rangka itu, kita sulit tentukan namanya siapa, karena di Indonesia kita belum punya data base DNA seluruh warga apalagi sidik jari belum semua, apalagi rangka itu susah," kata Dokter Forensik RS Sartika Asih, Bandung, Nurul Aida Fathya, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Hasil Forensik Tak Ditemukan Tanda Penganiayaan dalam Kerangka Manusia di Bandung

Meski begitu, pihaknya telah mengantongi post mortem dan segera mendapatkan DNA korban. 

Kini tinggal menunggu adanya keluarga yang melaporkan untuk kemudian dicocokan dengan antem mortem dan DNA dari keluarga dalam hal ini orang tua ataupun anak korban.

Hanya saja, sampai saat ini polisi belum mendapatkan laporan dari keluarga yang kehilangan keluarganya.

Seperti diketahui, untuk sementara polisi telah mengidentifikasi terkait prediksi waktu kematian korban, jenis kelamin hingga usia dan ras korban.

Baca juga: Penyebab Kematian Kerangka Manusia di Rumah Kosong Sulit Diungkap

Meninggal 6-12 bulan lalu

Adapun, korban berjenis kelamin laki-laki, berusia dewasa atau paruh baya. Korban yang diketahui merupakan ras mongoloid atau asia ini diperkirakan meninggal 6-12 bulan lalu.

Terkait, tinggi badan dan medis dari korban tidak disampaikan secara jelas lantaran untuk kepentingan penyidikan.

Sementara, pencocokkan antem mortem dan post mortem ini sangat akurat untuk mengidentifikasi identitas korban semasa hidupnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X