Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Kompas.com - 21/01/2020, 23:46 WIB
Ratusan petani Dayunan Sukorejo Kendal, yang menolak petugas PN. Kendal. KOMPAS.COM/ SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINRatusan petani Dayunan Sukorejo Kendal, yang menolak petugas PN. Kendal. KOMPAS.COM/ SLAMET PRIYATIN

 

KENDAL, KOMPAS.com- Ratusan petani Dayunan, Desa Pesaren, Kecamatan Sukorejo, Kendal Jawa Tengah menolak kedatangan petugas Pengadilan Negeri Kendal yang akan melakukan penelitian (constatering) ke lokasi lahan sengketa antara PT Soekarli Nawaputra Plus dengan petani Dayunan, Selasa (21/1/2020).

Penelitian ini adalah tahapan pertama sebelum eksekusi lahan warga.

Penolakan ratusan warga Dayunan itu dilakukan dengan cara memblokir jalan desa yang menuju lokasi lahan sengketa.

Baca juga: Wali Kota Surakarta Dilaporkan ke Polisi karena Dituding Dirikan Masjid di Lahan Sengketa

Warga yang diwakili oleh Trisminah dan petugas dari Pengadilan Negeri Kendal yang diwakiki oleh Munir Hamid sempat beradu argumentasi.

Lantaran belum ada titik temu, Munir dan beberapa petugas kepolisian memilih kembali ke kantor.  

“Kami meminta ada dialog dengan PT Soekarli Nawaputra Plus,” kata Munir.

Terkait dengan tawaran itu, Trisminah mengatakan siap melakukan dialog dengan pemilik PT Soekarli, tetapi secara langsung dan tidak diwakilkan.

Sebab, menurut dugaan Trisminah, PT Soekarli tidak ada. 

“Jangan diwakilkan pengacaranya. Kami siap bertemu dan berdialog dengan pemilik PT Soekarli,” ujar Trisminah.

Trisminah menjelaskan, tanah sengketa seluas 16 hektar yang saat ini dikelola oleh 76 kepala keluarga adalah sumber pencaharian utama warga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Regional
Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Regional
PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

Regional
Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Regional
Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Regional
Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Regional
Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Regional
Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Regional
Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Regional
Hotspot di Riau Meningkat Tajam, 43 Titik Panas Terdeteksi di 4 Daerah

Hotspot di Riau Meningkat Tajam, 43 Titik Panas Terdeteksi di 4 Daerah

Regional
Setelah Bunuh Anaknya, Budi Tinggalkan Jasad Delis di Rumah Kosong lalu Kembali Kerja

Setelah Bunuh Anaknya, Budi Tinggalkan Jasad Delis di Rumah Kosong lalu Kembali Kerja

Regional
13 Napi Terorisme di Lapas Nusakambangan Ikrar Setia kepada NKRI, Termasuk Terpidana Mati

13 Napi Terorisme di Lapas Nusakambangan Ikrar Setia kepada NKRI, Termasuk Terpidana Mati

Regional
Saudi Tangguhkan Umrah, Jemaah dari Bali yang Belum Berangkat Diminta Sabar

Saudi Tangguhkan Umrah, Jemaah dari Bali yang Belum Berangkat Diminta Sabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X