Jual Ponsel Pakai Nama Jokowi dan Kaesang, Pria Ini Diringkus Polisi

Kompas.com - 21/01/2020, 21:36 WIB
Mirza (tengah) diamankan polisi karena mencatut nama Jokowi saat menawarkan produk ponselnya. KOMPAS.COM/A. FAIZALMirza (tengah) diamankan polisi karena mencatut nama Jokowi saat menawarkan produk ponselnya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Beragam cara pedagang menawarkan produknya agar laku di pasaran, namun yang dilakukan Moh Mirza disebut kelewatan.

Karena ulahnya, dia pun kini berurusan dengan hukum dan mendekam di tahanan Polda Jatim.

Warga Jalan Insinyur Juanda, Kota Probolinggo itu mencatut nama Presiden Jokowi dan Kaesang Pangarep untuk menjajakan produk ponsel.


Selain nama keluarga istana, dia juga mencatut nama mantan Ketua DPR Marzuki Ali hingga nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca juga: Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dikira Penipuan

Modusnya, kata Kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, pelaku menawarkan produk ponsel kepada orang-orang yang tidak dikenalnya melalui WhatsApp dan media sosial lainnya.

"Praktik tersebut diketahui dari hasil patroli cyber yang dilakukan polisi. Dia menyebut barang tersebut adalah milik keluarga Presiden Jokowi," kata Trunoyudo, kepada wartawan, Selasa (21/1/2020).

Namun, dalam transaksi jual belinya, menurut Trunoyudo, tidak ada masalah atau unsur penipuan.

"Dari 6 ponsel yang dimiliki, yang terjual sampai saat ini ada 4 unit," kata dia.

Cara tersebut, kata Mirza, tidak meniru atau terinspirasi dari modus manapun.

"Itu murni ide dari saya agar barang ponsel saya cepat laku," terang bapak satu orang anak ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Regional
Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X