Tasikmalaya Gelar Sayembara Logo Geopark Galunggung dengan Hadiah Rp 20 Juta

Kompas.com - 21/01/2020, 16:12 WIB
Kawah Gunung Galunggung,Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (29/1/2012). Gunung Galunggung merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.167 mdpl. Terakhir kali meletus tahun 1982 dengan material letusan mencapai 130 km kubik. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKawah Gunung Galunggung,Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (29/1/2012). Gunung Galunggung merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.167 mdpl. Terakhir kali meletus tahun 1982 dengan material letusan mencapai 130 km kubik.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Safari Agustin mengatakan, pemerintah daerah membuat sayembara pembuatan logo Geopark Galunggung setelah mendapat Keputusan Presiden tentang Gunung Galunggung sebagai salah satu geopark di Indonesia.

"Hadiah utama untuk juara pertama sebesar Rp 20 juta dan sudah mulai disayembarakan mulai hari ini. Dibuka untuk umum bagi warga se-Nusantara dan gratis. Nanti informasinya bisa didapatkan di website Pemkab Tasikmalaya," jelas Agustin saat memberikan keterangan di kantornya, Selasa (21/1/2020).

Pembentukan Geopark Galunggung tersebut meliputi 14 kecamatan dari 39 total jumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: Tol Gedebage-Tasik-Cilacap Sajikan Pemandangan Gunung Galunggung dan Bendungan Leuwi Keris

Lokasinya nanti membentang di sebelah Barat dengan identitas Gunung Galunggung, Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya Singaparna sampai ke batas Timur lokasi objek wisata Bendungan Leuwi Keris.

"Sekarang kan di sebelah ujung Timur Kabupaten Tasikmalaya sedang dibangun Waduk Leuwi Keris. Nantinya diprediksi bahwa bendungan atau waduk Leuwi Keris akan menjadi objek wisata yang sangat terkenal nantinya. Kita pun nanti akan bekerjasama dengan Kabupaten Ciamis," tambah Safari. 

Geopark untuk Galunggung diyakini mampu menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun internasional.

Pembiayaan pembangunan geopark ini pun akan dibantu oleh UNESCO Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

"Geopark ini akan memunculkan ciri khas budaya Indonesia di Tasikmalaya. Biasanya kalau Geopark sudah dibangun akan mampu meningkatkan wisatawan bisa sampai 10 kali lipat dari destinasi wisata lainnya," tambahnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X