Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Kompas.com - 21/01/2020, 13:56 WIB
Dukun beranak, SU warga Kota Timur, Kota Gorontalo  saat digeladang di Mapolres Kota Gorontalo setelah dtangkap atas laporan dugaan penculikan bayi dan praktik aborsi. KOMPAS.COM/DOK POLRES KOTA GORONTALODukun beranak, SU warga Kota Timur, Kota Gorontalo saat digeladang di Mapolres Kota Gorontalo setelah dtangkap atas laporan dugaan penculikan bayi dan praktik aborsi.

GORONTALO, KOMPAS.com – Bayi yang diduga hasil hubungan di luar nikah pasangan Y dan J hilang di tangan dukun bayi berinisial SU di Kelurahan Heledulaa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Hilangnya bayi mungil ini terjadi setelah Y dan J datang ke rumah SU untuk meminta menggugurkan atau aborsi kandungan di rumah sang dukun.

Untuk pekerjaan ini, SU mematok biaya Rp 4 juta pada Minggu (19/1/2020) pukul 11.00 Wita.

Uang tersebut, selain untuk jasa, juga digunakan untuk keperluan membeli obat yang dimintakan SU kepada mereka berdua.

Baca juga: Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Setelah menyerahkan uang, Y yang hamil tua itu pun dibantu mengeluarkan janinnya. 

Dalam proses aborsi ini terjadi pendarahan hebat sehingga dukun beranak SU tidak berani mengambil tindakan.

Dia menyarankan J untuk membawa Y yang terus mengeluarkan darah ini untuk berobat ke rumah sakit.

Kedua pasangan muda ini lalu berangkat ke salah satu rumah bersalin di Kota Gorontalo.

Setelah Y mendapatkan penanganan dari medis, J kembali ke rumah SU untuk melihat anaknya.

Namun betapa kagetnya J berada di rumah dukun beranak tersebut, ia tidak menemukan anaknya yang baru dilahirkan.

Baca juga: Ini Pengakuan Penjual Obat ke Perempuan yang Telan 16 Pil Aborsi di Jepara

Karena panik akan terjadi hal yang tidak diinginkan, J lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Kota Timur.

“Bayi tersebut ditinggalkan di rumah sang dukun. Namun setelah pasangan wanita tersebut datang untuk mencari bayi itu sudah raib entah ke mana,” kata Kapolres Kota Gorontalo, AKBP Desmont Harjendro saat menggelar konferensi pers, Senin (20/1/2020).

Merespon laporan J kepada polisi, Polres Kota Gorontalo langsung mengembangkan penyidikan atas dugaan penculikan bayi, yang melibatkan dukun kampung ini.

“Penyidikan kasus ini tak hanya berkaitan dengan dugaan penculikan bayi, akan tetapi turut berkaitan dugaan praktek aborsi,” ujar AKBP Desmont Harjendro.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X