Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Kompas.com - 21/01/2020, 13:09 WIB
Banjir setinggi pinggang orang dewasa yang menggenangi ratusan rumah di kawasan Bengkuring Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONBanjir setinggi pinggang orang dewasa yang menggenangi ratusan rumah di kawasan Bengkuring Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (15/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyebut banjir Samarinda adalah hal biasa. Sejak dahulu Samarinda langganan banjir.

"Sejak kuda makan tembaga sampai kuda makan mentega banjir sudah di mana-mana," kata Isran kepada awak media usai menghadiri ulang tahun Samarinda, Selasa (21/1/2020).

Menurut Isran, upaya wali kota dan seluruh perangkat daerah sudah maksimal dalam penanganan banjir. Hanya saja, belum membuahkan hasil.

Banjir masih tetap menggenangi sejumlah kawasan di Samarinda.

Baca juga: Korban Banjir Samarinda Capai 18.000 Jiwa, Siaga Darurat Diberlakukan

Banjir terakhir pekan lalu menggenangi sekitar 18.000 jiwa tersebar di tiga kecamatan.

"Banjir kemarin, semua orang berkontribusi bantu korban terdampak banjir. Semua pemerintah ikut campur bikin posko," kata Isran.

Lebih jauh, Isran mengatakan, penanganan banjir tetap berjalan. Bagi dia, pembangunan masih berlanjut termasuk penanganan banjir.

"Namanya pembangunan di semua level tidak pernah selesai. Kalau jangka pendek, iya. Tapi pembangunan secara keseluruhan enggak pernah selesai," terangnya.

Baca juga: Atasi Banjir Samarinda, Pemprov Kaltim Ingin Beli Penyedot Sampah dari Belanda

Sebelumnya, Pemprov Kaltim sempat mewacanakan pembelian pembelian alat penyedot sampah dari Belanda guna mengatasi masalah banjir di Samarinda.

Alat penyedot sampah yang dimaksud adalah Interceptor 001 buatan Boyan Slat dari Belanda.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

126 Warga Bima Keracunan Massal Usai Santap Gado-gado

126 Warga Bima Keracunan Massal Usai Santap Gado-gado

Regional
Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Regional
Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Regional
Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Regional
Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Regional
Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Regional
Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Regional
5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

Regional
Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Regional
Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Regional
Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Regional
'Rapid Test', 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

"Rapid Test", 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

Regional
Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Regional
RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X