8 Bulan Antraks Menyebar di Gunungkidul, 27 Warga Positif dan Hindari Makan Daging Sapi Sakit

Kompas.com - 21/01/2020, 11:11 WIB
Bupati Gunungkidul Bandingah Bersama Jajaran Fokompimda, dan Kepala OPD Mengkonsumsi Olahan Daging Sapi di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong Kamis (16/1/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOBupati Gunungkidul Bandingah Bersama Jajaran Fokompimda, dan Kepala OPD Mengkonsumsi Olahan Daging Sapi di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong Kamis (16/1/2020)
Editor Rachmawati

Hindari budaya brandu

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunungkidul Asman Latif mengatakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengimbau warga menghindari budaya brandu.

Budaya brandu adalah menyembelih hewan ternak sebelum mati dan dagingnya kemudian dibagikan.

"Jangan sampai budaya brandu yang sering dilakukan justru berdampak buruk," ungkap Asman Latif.

Ia menekankan agar masyarakat tidak menyembelih hewan yang mati atau sakit.

Baca juga: Antraks Menyebar, 5.000 Liter Formalin Disiapkan

"Karena jika dagingnya dikonsumsi sangat berbahaya bagi kesehatan," ungkapnya.

Imbauan tersebut diperkuat dengan surat edaran yang disebar oleh Dinas Kesehatan yang berisi larangan bagi masyarakat mengonsumsi hewan ternak yang sakit dan mati.

Sementara itu Kepala Dusun Ngrejek Wetan, Narsiko mengatakan warganya biasa menyembelih sapi yang sudah sakit dan kemudian dagingnya dijual ke warga.

Hal tersebut dilakukan agar warga tidak terlalu merugi karena hewan ternaknya mati.

Baca juga: Puluhan Orang di Gunungkidul Positif Antraks

"Memang iya, tradisi. Kalau di dusun ada sapi yang sudah sakit disembelih. Jadi rasa gotong royongnya di masyarakat masih tinggi. Jadi (menyembelih sapi dan dijual ke warga) untuk menolong warga yang hewannya tengah sakit. Kalau dijual kan murah itu, kalau dibagikan dengan harga relatif tinggi," ujar Narsiko, Kamis (16/1/2020).

Oleh warga, daging akan direbus dan digoreng untuk lauk.

Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyatakan hasil uji laboratorium dari BBVET Wates menunjukkan hewan yang disembelih di dusun tersebut positif antraks.

Sementara itu dari hasil laboratorium yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, sebanyak 27 orang positif antraks

Baca juga: Waspada Antraks, Kenali Penularan, Gejala, hingga Pencegahannya

Sebagian besar di Dusun Ngrejek Wetan, sebagian lainnya di Dusun Ngrejek Kulon.

Narsiko bersama ratusan warga lainnya yang mengalami gejala antraks mengonsumsi anti biotik dua kali sehari selama 10 hari.

"Kondisi warga yang terserang antraks pun sudah berangsur sembuh semua," kata Narsiko

Untuk meminimalisasi penyebaran antraks, dinas terkait membangun kolam dipping yang berisi disinfektan di dua pasar hewan besar di Gunungkidul yakni Pasar Hewan Munggi Semanu dan Pasar Hewan Siyono Harjo, Kecamatan Playen.

Baca juga: Antraks di Gunungkidul, Dinkes Minta Warga Rebus Air Lebih Lama

Kolam dipping akan dilengkapi shower untuk penyemprotan disinfektan saat mobil pengangkut hewan masuk ke pasar.

Pihaknya juga mengajukan anggaran vaksin, obat-obatan, alat pelindung diri, termasuk KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi).

"Kami sedang menyusun anggaran vaksin, nanti diajukan. Termasuk susun anggaran untuk dipping di pasar," Kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, Senin (21/1/2020).

Baca juga: Antraks Bisa Disembuhkan, Warga Gunungkidul Segera Berobat Jika Alami Gejala Ini

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saran Perawat yang Sembuh dari Corona: Kalau Divonis Positif, Enggak Perlu Takut dan Stres

Saran Perawat yang Sembuh dari Corona: Kalau Divonis Positif, Enggak Perlu Takut dan Stres

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Bengkulu Bertambah Jadi 4 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Bengkulu Bertambah Jadi 4 Orang

Regional
Jenazah PDP Corona Tertahan 3 Jam di Ambulans hingga Batal Dimakamkan di Cianjur, Ini Sebabnya

Jenazah PDP Corona Tertahan 3 Jam di Ambulans hingga Batal Dimakamkan di Cianjur, Ini Sebabnya

Regional
Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Regional
Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Regional
Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Regional
Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Regional
Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Regional
Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Regional
Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Regional
Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Regional
Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Regional
Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Regional
Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X