Diduga Perkosa Anak Angkat, Pasutri di Bima Ditetapkan Jadi Tersangka

Kompas.com - 21/01/2020, 06:59 WIB
Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo KOMPAS.COM/SYARIFUDINKapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo

BIMA, KOMPAS.com - Polres Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menetapkan pasangan suami istri, AM dan FN sebagai tersangka kasus pemerkosaan terhadap anak angkat berinisial RM (21).

Penetapan tersangka ini setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah keduanya yang ada di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.

"Setelah dilakukan gelar perkara, dua-duanya kita naikan statusnya jadi tersangka," ujar Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo kepada wartawan, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Pasutri yang Diduga Perkosa Anak Angkat Mengaku Khilaf hingga Siap Mati

Dalam kasus ini, polisi telah mengamahkan sejumlah barang bukti yang menguatkan laporan korban pemerkosaan.

Barang bukti yang diamankan dari rumah tersangka ini berupa seprai dan gorden jendela.

“Selain mengamankan barang bukti, kita juga mengambi keterangan beberapa orang di sana," tutur Haryo Tejo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan bukti yang diamankan seperi foto yang beredar, menurut Haryo Tejo, tindakan pemerkosaan diduga dilakukan di kamar tersangka AM dan FN.

“Kita lihat TKP-nya sesuai yang di foto, yaitu di kamar tidur. Seprai yang kita amankan sesuai yang di foto. Bahwa kasus itu terjadi di kamar pasutri tersebut,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri asal Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima  dilaporkan atas kasus pemerkosaan terhadap seorang gadis.

Baca juga: Pasutri yang Diduga Perkosa Anak Angkat Berdalih Suka Sama Suka

Pemerkosaan itu diduga dilakukan pasutri tersebut selama 6 tahun.

RH yang merupakan kakak korban menceritakan apa yang dialami adik kandungnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.