Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Kompas.com - 20/01/2020, 22:31 WIB
Kapolresta Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji saat menunjukkan barang bukti berupa SIM palsu yang dicetak oleh tersangka Erlangga (38) menggunakan tiner dan printer, Senin (20/1/2020). KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRAKapolresta Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji saat menunjukkan barang bukti berupa SIM palsu yang dicetak oleh tersangka Erlangga (38) menggunakan tiner dan printer, Senin (20/1/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Satreskrim Polrestabes Palembang menangkap Erlangga (38) lantaran kedapatan telah memalsukan puluhan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang telah mati untuk dijual kembali.

Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setiyadji mengatakan, kasus tersebut terbongkar setelah salah satu korban bernama Muhammad Yamin (45) yang merupakan sopir truk membuat laporan ke polisi, lantaran SIM B 1 Umum yang ia dapatkan dari tersangka ternyata palsu.

"Karena merasa dirugikan, akhirnya korban melapor sehingga kita melakukan penyelidikan," kata Anom di kantornya, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Polisi Ungkap Dugaan Pemalsuan e-KTP dan KK, Libatkan Tenaga Kontrak Dispendukcapil

Ketika penyelidikan, polisi menangkap satu tersangka lagi bernama Nyayu Fadhila (49) yang bertugas sebagai orang yang menawarkan jasa pembuatan SIM.

Dari kediaman pelaku, petugas mengamankan puluhan SIM palsu bersama tiner serta satu buah printer.

"Jadi tersangka ini menggunakan SIM yang telah habis masa berlakunya untuk dicetak lagi dengan printer. Setelah itu, SIM tersebut dibuat seolah-olah berlaku padahal tidak lagi. Tanggal di SIM itu juga diubah tersangka," jelas Anom.

Baca juga: Cegah Pemalsuan Buku Uji KIR, DKI Lakukan Digitalisasi KIR

Anom memperkirakan sudah lebih dari seribu kartu SIM palsu yang dicetak oleh tersangka.

Sebab, pelaku sudah menjalankan aksinya sejak dua tahun terakhir.

"Para korban membayar uang Rp 300.000 sampai Rp 400.000 kepada tersangka,"ungkap Anom.

Anom menambahkan, pelaku Erlangga menghapus tanggal berlaku kartu SIM menggunakan tiner.

Selanjutnya, SIM dicetak dengan tanggal terbaru menggunakan printer.

"Tinggal di tempat kertas, dan cetak ulang lagi. Bahan baku (SIM kadaluarsa) dibeli satunya Rp 50.000," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Regional
Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X