Ini Kata Pemprov Kaltim soal Jokowi Ingin Gunakan Kendaraan Tanpa Awak di Ibu Kota Baru

Kompas.com - 20/01/2020, 21:30 WIB
Plt Sekretaris Provinsi Kaltim, M Sabani saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Senin (20/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPlt Sekretaris Provinsi Kaltim, M Sabani saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Senin (20/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendukung penuh rencana penggunaan kendaraan jenis autonomous vehicle (kendaraan tanpa awak) maupun minimal electric vehicle (kendaraan tenaga listrik) di calon ibu kota baru tersebut.

"Ya bagus, supaya bisa mengurangi emisi karbondioksida (CO2). Lagi pula semangat konsep ibu kota negara, smart, green dan modern," ungkap Plt Sekretaris Provinsi Kaltim, M Sabani saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (20/1/2020).

Menurut Sabani, pemerintah pusat tentu punya rencana yang matang terkait sistem transportasi di ibu kota negara.

"Bisa saja karena teknologi sekarang serba bisa, apa susahnya. Buktinya banyak penggunaan teknologi sekarang listrik dan tanpa awak," kata Sabani.


Baca juga: Jokowi Larang Penggunaan Kendaraan Konvensional di Ibu Kota Baru

Pemprov Kaltim akan mendukung penuh kebijakan mendesain ibu kota negara oleh pemerintah pusat. 

Apalagi, penggunaan kendaraan jenis listrik tanpa awak adalah sistem transportasi yang modern dan ramah lingkungan.

Sabani meyakini pemindahan ibu kota negara adalah sejarah peradaban bangsa.

Sehingga wajar jika semua dukungan teknologi akan mengarah ke sana.

Kendati demikian, Sabani juga berharap agar pemerintah pusat bisa merancang sistem transportasi terkoneksi dengan wilayah sekitar sebagai kawasan penyangga yaitu Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, PPU, dan beberapa daerah lainnya.

Bila perlu, sistem transportasi dibuat terkoneksi ke seluruh wilayah di Pulau Kalimantan.

Soal pembatasan penggunaan kendaraan konvensional, menurut Sabani pemerintah pusat punya hitung-hitungan terkait hal itu.

"Jadi bisa saja kendaraan konvensional hanya mengakses pada wilayah tertentu saja. Kami pikir baik saja," terangnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X