Jokowi Ungkap Desain Baru, Labuan Bajo Akan Berubah Total

Kompas.com - 20/01/2020, 19:47 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga meninjau Creative Hub Puncak Waringin, di Labuan Bajo, NTT, Senin (20/1/2020). Hilda B Alexander/Kompas.comPresiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga meninjau Creative Hub Puncak Waringin, di Labuan Bajo, NTT, Senin (20/1/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo akan melakukan revitalisasi kawasan wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Untuk melakukan penataan destinasi wisata itu, Jokowi mengaku telah menyiapkan desain baru yang diyakini bisa digunakan untuk menarik wisatawan .

"Designnya bisa dilihat nanti seperti apa, sehingga wajah muka ke arah laut semua. Akan berubah dari ujung sana sampai hotel baru ada. Semua nanti akan berubah total, ada plaza, ada city walk, ada amplitheaternya, dan itu menjadi sebuah ruang publik bagi wisatawan menikmati pagi hari di sini, di Labuan Bajo," katanya seperti dilansir dari Antara, Senin (20/1/2020).


Tidak hanya itu, Jokowi juga akan melakukan penataan pelabuhan Labuan Bajo.

Pelabuhan khusus logistik, lanjut dia, akan dibangun di daerah Waikelambu. Sedangkan pelabuhan yang lama akan difokuskan menjadi pelabuhan wisata.

"Ini coba kita lihat ya nanti pelabuhan untuk kontainer-kontainer ini akan bersih, ditarik ke 10 kilometer dari sini, yaitu di Waikelambu," ujarnya.

Sementara untuk realisasi pembangunan pelabuhan, destinasi baru, dan lainnya, Jokowi telah menargetkan dapat diselesaikan pada akhir tahun ini.

"Akan rampung di akhir tahun ini semuanya, pelabuhan yang baru akan selesai semuanya, revitalisasi pelabuhan lama sampai ke ujung semuanya akan selesai juga. Puncak Waringin, landscape dari kota ini juga akan diubah dengan diperbanyak tanaman-tanaman bunga flamboyan, bougenvil, semua berubah akhir tahun ini, termasuk juga goa cermin," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pelabuhan khusus logistik yang akan dibangun di Waikelambu akan memiliki kapasitas 100.000 TEUs, atau lebih besar dari kapasitas pelabuhan sebelumnya yang hanya diangka 4.000 TEUs.

"Target pembangunan kita diminta bulan Juli selesai, makanya kita mau fast track. Mestinya Desember selesai," ungkapnya.

Selain penataan pelabuhan, Budi mengatakan Kemenhub akan menambah panjang landasan pacu di Bandara Komodo.

Dengan peningkatan kapasitas itu, diharapkan bisa digunakan untuk pesawat berbadan besar.

"Untuk bandara runway akan segera dibangun, tapi sekarang sedang pembebasan tanah dulu. Runway akan menjadi 2.750 meter, jadi akan bisa masuk pesawat berbadan besar. Bukan Boeing 777 tapi Airbus 300," terangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Regional
Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Regional
Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X