Besok, Polisi Kembali Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Kompas.com - 20/01/2020, 18:59 WIB
Tersangka ZH menunggu JP dan RF masuk ke mobil Camry hitam di Graha Johor untuk Selanjutnya menuju rumah di korban di Jalan Aswad. KOMPAS.COM/DEWANTOROTersangka ZH menunggu JP dan RF masuk ke mobil Camry hitam di Graha Johor untuk Selanjutnya menuju rumah di korban di Jalan Aswad.

MEDAN, KOMPAS.com - Rekonstruksi ketiga pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55) bakal digelar pihak kepolisian, Selasa (21/1/2020) besok.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, rekonstruksi akan menceritakan proses perjalanan pelaku membuang barang bukti usai menghabisi nyawa Jamaluddin.

"Rekontruksi besok pukul 10.00 WIB ya. Ini tahap ke tiga. Di mana, akan dilakukan reka perjalanan pulang dan pembakaran pakaian para tersangka," katanya, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Duduk Perkara Pembunuhan Hakim PN Medan yang Dilakukan Istri dan 2 Orang Suruhannya

Maringan menambahkan, rekonstruksi akan dimulai saat pelaku membuang mayat Jamaludin di kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang.

Terkait lokasi untuk rekonstruksi tahap ketiga nantinya, Maringan menuturkan bahwa ada beberapa lokasi nantinya akan dilakukan reka adegan.

"Dari Kutalilmbaru sampai dengan di Selayang, yakni rumah RF. Nanti kita kumpul di Polsek Pancur Batu," ujarnya.

Baca juga: Rajif, Anak Kedua Hakim PN Medan Sebut Kelakuan Tersangka Tak Manusiawi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini polisi sudah rekonstruksi tahap pertama pada Senin (13/1/2020) dengan 15 adegan di 5 lokasi berbeda.

Pada rekonstruksi pertama yakni memperagakan perencanaan pembunuhan yang dilakukan pelaku  Zuraida Hanum (41), yang merupakan otak pelaku pembunuhan, serta dua orang suruhannya bernama Jeffry Pratama (42), dan Reza Fahlevi (29).

Kemudian pada Kamis (16/1/2020) pihak kepolisian kembali melakukan rekonstruksi tahap kedua. Dalam rekonstruksi tersebut pelaku memperagakan 77 adegan yang terbagi dari 19 di Graha Johor, 54 di rumah korban, dan 4 adegan di lokasi pembuangan.

Pada tahap kedua ini, polisi melaksanakan reka adegan di tiga lokasi berbeda yakni, Pasar Johor, Kediaman korban di Komplek Royal Monaco, Jalan Aswad, Kecamatan Medan Johor dan lokasi pembuangan jasad di Dusun II, Desa Suka Damai, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Zuraida Hanum menjadi otak pembunuhan karena suaminya Jamaluddin terus berselingkuh dan mengkhianatinya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

Regional
PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

Regional
Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

Regional
Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

Regional
Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

Regional
Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

Regional
Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Regional
Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Regional
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Regional
Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Regional
Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Regional
Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X