Kompas.com - 20/01/2020, 18:05 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah mengeluarkan surat rekomendasi terhadap mantan Kapolda Jawa Timur, Machfud Arifin.

Surat rekomendasi itu berupa dukungan kepada Machfud Arifin untuk diusung sebagai calon wali kota Surabaya pada Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf.

"Iya, rekomendasi diberikan kepada Pak Machfud Arifin, turunnya kemarin (Minggu), di Jakarta," kata Musyafak kepada Kompas.com saat dihubungi, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Sejumlah Warga Minta Risma Rekomendasikan Eri Cahyadi untuk Pilkada Surabaya

Menurut Musyafak, rekomendasi calon wali kota Surabaya kepada Machfud Arifin diberikan langsung oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Penyerahan disaksikan Ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar dan Musyafak selaku Ketua DPC PKB Surabaya.

"Diserahkan langsung Ketum didampingi Pak Halim, saya dan Sekjen. Jadi sudah resmi, Insya Allah begitu," ujar dia.

Machfud Arifin merupakan mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Adapun, untuk calon wakil wali kota yang bakal mendampingi Machfud, menurut Musyafak, partai hanya akan mengajukan nama-nama tertentu untuk diusung.

Sementara itu, PKB bersama partai koalisi masih dalam pembicaraan untuk membahas bakal calon wakil wali kota yang akan mendampingi Machfud.

Namun, PKB juga akan menyerahkan kepada Machfud Arifin untuk menentukan sendiri siapa figur yang akan dipilih untuk mendampinginya.

"Yang menentukan biar Pak Machfud sendiri lah. Yang penting sejalan dan seirama," kata Musyafak.

Baca juga: PAN Resmi Usung Mantan Ketua TKD Jokowi-Maruf di Pilkada Surabaya 2020

Musyafak mengatakan, PKB akan selalu terbuka apabila ada partai politik lain yang ingin berkoalisi.

Sejauh ini, partai yang berkoalisi dengan PKB antara lain, Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra, Nasdem, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Meski demikian, untuk membangun koalisi dengan sejumlah partai lain, menurut Musyafak menjadi tugas Machfud Arifin.

"Itu bukan tugas kami tetapi tugas calon, karena calon ini yang melakukan pendekatan kepada mereka. Kami koalisi ini sifatnya kan kalau ada yang gabung, monggo. Tapi bukan tugas kami yang mencari," tutur Musyafak.

Sebelumnya, PAN sudah lebih dulu merekomendasikan Machfud Arifin sebagai calon wali kota di Pilkada Surabaya 2020.

Ketua Bappilu Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur Amar Syaifuddin memastikan partainya akan mengusung mantan Kapolda Jatim itu sebagai calon wali kota di Pilkada 2020.

Alasan PAN memilih untuk mengusung Machfud Arifin, antara lain karena kredibilitasnya sebagai mantan Kapolda Jatim dinilai sudah terbukti.

Di sisi lain, Machfud yang juga mantan Ketua TKD itu mampu membawa pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin meraih suara terbanyak di Jatim pada Pilpres 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.