PKB Resmi Dukung Mantan Ketua TKD Jokowi-Maruf Jadi Calon Wali Kota Surabaya

Kompas.com - 20/01/2020, 18:05 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/8/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com -Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah mengeluarkan surat rekomendasi terhadap mantan Kapolda Jawa Timur, Machfud Arifin.

Surat rekomendasi itu berupa dukungan kepada Machfud Arifin untuk diusung sebagai calon wali kota Surabaya pada Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf.

"Iya, rekomendasi diberikan kepada Pak Machfud Arifin, turunnya kemarin (Minggu), di Jakarta," kata Musyafak kepada Kompas.com saat dihubungi, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Sejumlah Warga Minta Risma Rekomendasikan Eri Cahyadi untuk Pilkada Surabaya

Menurut Musyafak, rekomendasi calon wali kota Surabaya kepada Machfud Arifin diberikan langsung oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Penyerahan disaksikan Ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar dan Musyafak selaku Ketua DPC PKB Surabaya.

"Diserahkan langsung Ketum didampingi Pak Halim, saya dan Sekjen. Jadi sudah resmi, Insya Allah begitu," ujar dia.

Machfud Arifin merupakan mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Adapun, untuk calon wakil wali kota yang bakal mendampingi Machfud, menurut Musyafak, partai hanya akan mengajukan nama-nama tertentu untuk diusung.

Sementara itu, PKB bersama partai koalisi masih dalam pembicaraan untuk membahas bakal calon wakil wali kota yang akan mendampingi Machfud.

Namun, PKB juga akan menyerahkan kepada Machfud Arifin untuk menentukan sendiri siapa figur yang akan dipilih untuk mendampinginya.

"Yang menentukan biar Pak Machfud sendiri lah. Yang penting sejalan dan seirama," kata Musyafak.

Baca juga: PAN Resmi Usung Mantan Ketua TKD Jokowi-Maruf di Pilkada Surabaya 2020

Musyafak mengatakan, PKB akan selalu terbuka apabila ada partai politik lain yang ingin berkoalisi.

Sejauh ini, partai yang berkoalisi dengan PKB antara lain, Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra, Nasdem, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Meski demikian, untuk membangun koalisi dengan sejumlah partai lain, menurut Musyafak menjadi tugas Machfud Arifin.

"Itu bukan tugas kami tetapi tugas calon, karena calon ini yang melakukan pendekatan kepada mereka. Kami koalisi ini sifatnya kan kalau ada yang gabung, monggo. Tapi bukan tugas kami yang mencari," tutur Musyafak.

Sebelumnya, PAN sudah lebih dulu merekomendasikan Machfud Arifin sebagai calon wali kota di Pilkada Surabaya 2020.

Ketua Bappilu Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur Amar Syaifuddin memastikan partainya akan mengusung mantan Kapolda Jatim itu sebagai calon wali kota di Pilkada 2020.

Alasan PAN memilih untuk mengusung Machfud Arifin, antara lain karena kredibilitasnya sebagai mantan Kapolda Jatim dinilai sudah terbukti.

Di sisi lain, Machfud yang juga mantan Ketua TKD itu mampu membawa pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin meraih suara terbanyak di Jatim pada Pilpres 2019.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Regional
Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X