Pilkada Surabaya, PAN dan PKB Beri Rekomendasi untuk Mantan Kapolda Jatim

Kompas.com - 20/01/2020, 17:50 WIB
Mantan Kapolda Jatim, Machfud Arifin (tengah) KOMPAS.COM/A. FAIZALMantan Kapolda Jatim, Machfud Arifin (tengah)

SURABAYA, KOMPAS.com - Dua parti politik di Surabaya sudah menurunkan rekomendasi calon wali kota Surabaya kepada Mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin.

Kedua tersebut adalah Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) dengan modal 5 kursi parlemen, dan Partai Amanat Nasional ( PAN) dengan 3 kursi parlemen.

Rekomendasi dari PKB diserahkan langsung oleh Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta, Minggu (19/1/2020) kemarin.


"Rekom untuk Pak Mahfud Arifin sudah turun kemarin sore," kata Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (20/1/2020).

Baca juga: PAN Resmi Usung Mantan Ketua TKD Jokowi-Maruf di Pilkada Surabaya 2020

PKB, kata dia, hanya memberikan rekomendasi untuk nama calon wali kota Surabaya, sementara nama calon wakil wali kota akan diserahkan kepada Mahfud Arifin untuk memilih melalui partai-partai politik pengusung.

"Selain PKB, dalam waktu dekat sejumlah partai juga akan memberikan rekomendasinya untuk Pak Mahfud seperti PPP dan Gerindra. Kalau PKS 60 persen akan ikut gabung," ujar dia.

Rekomendasi untuk Mahfud Arifin menurutnya sudah melalui pembahasan internal partai, termasuk juga sudah mendapatkan restu dari Nahdatul Ulama sebagai induk organisasi yang melahirkan PKB.

"Pak Mahfud sudah sowan ke Rois Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, dan beliau sepakat memberi restu kepada Pak Mahfud," ucap Musyafak.

Terpisah, Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya, Hafid Suaidi, menyebut surat tugas untuk Mahfud Arifin sebagai calon wali kota Surabaya di Pilkada 2020 bahkan turun lebih awal.

"Turun surat tugas sudah sepekan lalu, tapi baru kemarin disosialisasikan kepada seluruh pengurus dan kader PAN di Surabaya," kata dia.

Baca juga: Pilkada Surabaya 2020, Ini 4 Nama yang Diusung Gerindra

Dengan mengantongi rekomendasi PAN dan PKB, Mahfud Arifin hanya membutuhkan 2 kursi lagi untuk bisa mencalonkan sebagai calon wali kota Surabaya.

Sesuai aturan, untuk bisa mengusung pasangan calon wali kota dan calon wali kota, partai atau gabungan partai harus minimal memiliki 10 kursi di DPRD Surabaya.

Selain nama Mahfud Arifin, sejumlah nama yang menguat untuk masuk dalam bursa calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya antara lain, Wisnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Eri Cahyadi (Kepala Bappeko Kota Surabaya), Zahrul Azhar Asad (tokoh pesantren), Lia Istifhama (tokoh perempuan), dan Haryanto (tokoh advokat), dan Armudji (anggota DPRD Jatim fraksi PDI-P).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X