Kompas.com - 20/01/2020, 17:33 WIB
Sebuah video penampakan buaya yang disebut berada di sekitar perairan PT.Citra Nusa Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau beredar di media sosial dan grup whatsApp. Meski sebelumnya sempat dikatakan hoaks, namun setelah ditelusuri video tersebut benar adanya dan berada di  pinggiran PT.Citra Nusa Kabil, Nongsa, Batam. SCREENSHOT VIDEO VIRAL BUAYA MUNCULSebuah video penampakan buaya yang disebut berada di sekitar perairan PT.Citra Nusa Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau beredar di media sosial dan grup whatsApp. Meski sebelumnya sempat dikatakan hoaks, namun setelah ditelusuri video tersebut benar adanya dan berada di pinggiran PT.Citra Nusa Kabil, Nongsa, Batam.

BATAM, KOMPAS.com – Sebuah video penampakan buaya yang disebut berada di sekitar perairan dekat perusahaan PT Citra Nusa Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, beredar di media sosial dan grup WhatsApp.

Meski sebelumnya sempat dikatakan hoaks, namun setelah ditelusuri, video tersebut benar adanya dan berada di pinggiran perusahaan galangan kapal, PT Citra Nusa Kabil, Nongsa, Batam.

Purwanto, staf Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Batam yang dihubungi melalui telepon membenarkan video tersebut.

Baca juga: Mayat Wanita Mengambang di Waduk, Sempat Dikira Korban Terkaman Buaya

 

Hanya saja, ia belum dapat memastikan jenis buaya tersebut, apakah buaya muara ataupun senyulong.

“Kamarin kami sudah tinjau lokasi, namun buaya yang dimaksud tidak ketemu, makanya kami juga belum bisa memastikan buaya jenis apa,” kata Purwanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilihat dari video yang beredar, Purwanto juga menegaskan belum bisa mesatikannya karena bentuk buaya senyulong dan buaya muara hampir-hampir mirip.

Yang jelas, lanjut Purwanto jika buaya tersebut merupakan buaya senyulong, masyarakat tidak perlu khawatir karena buaya tersebut tidak memakan manusia, melainkan memakan ikan.

“Tapi kalau buaya muara, itu yang kejam, karena bisa memakan orang. Namun sampai saat ini kami juga belum memastikan apakah benar buaya tersebut ada di Batam sesuai video atau tidak, namun sampai saat ini kami terus melakukan koordinasi dan pengintaian,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Kombes Harry Goldenhartd mengatakan, Ditpolairud Polda Kepri langsung merespons cepat keresahan masyarakat dan pekerja sekitar terkait buaya itu.

Satu unit kapal patroli Ditpolairud Polda Kepri ditugaskan khusus memburu buaya yang muncul seperti pada video viral tersebut.

“Sejak kemarin, personel Ditpolairud Polda Kepri sudah lakukan pengintaian dan pencarian terhadap keberadaan buaya tersebut,” jelas Harry.

Baca juga: Buaya Terjerat Ban Bekas Muncul Lagi Setelah 3 Tahun, Begini Kondisinya...

Diakuinya, sampai saat ini memang belum ditemukan. Namun personel Ditpolairud Polda Kepri telah melakukan koordinasi dengan nelayan sekitar untuk segera melaporkannya jika melihat kemunculan buaya tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X