Listrik Padam Belasan Jam, PLN Dituntut Berikan Ganti Rugi pada Warga Kalselteng

Kompas.com - 20/01/2020, 16:28 WIB
Ilustrasi listrik PixabyIlustrasi listrik

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Lembaga Hukum Borneo Law Firm (BLF) menuntut dan mendesak PLN memberikan kompensasi ganti rugi kepada masyarakat Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) yang dirugikan akibat pemadaman listrik.

Presiden Direktur BLF Muhammad Pazri mengatakan, masyarakat yang berhak mendapatkan ganti rugi sudah sesuai ketentuan Pasal 6A ayat 4, Peraturan Menteri ESDM nomor 18 tahun 2019, tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PLN.

Pazri mencontohkan, saat aliran listrik padam daerah Jawa dan se-Jabodetabek, warga menerima kompensasi ganti rugi trilliunan rupiah dari PLN sesuai aturan tersebut.


"Aturan ini kan sebelumnya dijalankan di Jawa, jumlahnya trilliunan. Pada saat itu listrik mati di daerah Jawa dan Bali, nah keadilan itu juga harus didapatkan warga Kalselteng," ujar Pazri saat dihubungi, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Menurut Pazri, jika PLN ingin menjalankan aturan dari Kementerian ESDM tersebut, maka PLN harus secepatnya melakukan pendataan ke tengah masyarakat.

Pendataan, lanjutnya, untuk menentukan besaran kompensasi yang diterima oleh masyarakat yang merasa dirugikan.

"Paling enggak kompensasinya bisa mengurangi beban pembayaran bulan selanjutnya atau yang pakai token bisa diringankan pembeliannya, intinya PLN harus mendata masyarakat dulu," jelas Pazri.

Selain itu, Pazri juga mengatakan bahwa, PLN setiap terjadi pemadaman listrik, alasan klasik yang selalu dilontarkan penyebabnya adalah cuaca.

Padahal, kata Pazri, PLN harusnya bisa mengantisipasi itu.

"Selalu alasan klasik, masa cuma disambar petir pemadamannya sampai berjam-jam, padahal mungkin mesinnya yang enggak standar. Di Jakarta sana padam 1 jam saja sudah ribut," ungkapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X