Bupati Bireuen Dimakamkan di Belakang Rumahnya Secara Kenegaraan

Kompas.com - 20/01/2020, 11:15 WIB
suasana duka di rumah almarhum Haji Saifannur, Bupati Bireun, di Desa Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan, Senin (20/01/2020). isak tangis keluarga dan ratusan pelayat dari berbagai kalangan tak terbendung saat jasad korban disemanyamkan di rumah duka. KOMPAS.COM/TEUKU UMARsuasana duka di rumah almarhum Haji Saifannur, Bupati Bireun, di Desa Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan, Senin (20/01/2020). isak tangis keluarga dan ratusan pelayat dari berbagai kalangan tak terbendung saat jasad korban disemanyamkan di rumah duka.

BIREUEN, KOMPAS.com - Jenazah almarhum Bupati Bireun Haji Saifannur yang diantar dengan menggunakan mobil ambulans via darat dari Rumah Sakit Siom Medan tiba di Rumah Duka,  Desa Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan sekitar Pukul 07.15 WIB.

Pantauan Kompas,com, saat iringan mobil jenazah tiba  disambut isak tangis keluarga, serta  ratusan pelayat yang terus berdatangan dari berbagai kalangan. 

Setelah dimandikan dan dishalatkan di Masjid Raya Peusangan, almarhum akan dikebumikan di pekarangan  belakang rumanya.

“Shalat jenazah dilaksankan di  Masjid Raya Peusangan yang dipimpin langsung oleh Abu Tumin, ulama kharismatik Aceh, kata Wakil Bupati Bireun Muzakkar A. Gani, saat ditemui di rumah duka, Senin (20/01/2020).

Baca juga: Bupati Bireun Tutup Usia

Pemakaman secara kenegaraan

Muzakkar mengatakan, prosesi pemakaman almarhum Haji Saifannur dilaksanakan secara kegenegaraan oleh Pemerintah Kabupaten Bireun. 

“Proses pemakaman dilaksakan secara kegenagaraan, keluarga sudah menyerahkan almarhum kepada Pemerinta,” katanya.

Menurut Muzakkar, almarhum Bupati Bireuen divonis dokter menderita penyakit kanker liver, namun kondisi kesehatannya semakin menurun terjadi sejak dua bulan terakhir.

“Menurut dokter almarhum menderita kanker liver, upaya pengobatan sudah dilakukan sebelum hingga ke Singapura," katanya. 

Baca juga: 76 Rohingya Terdampar di Bireun Aceh, 5 di Antaranya Sakit

Kanker liver

Sebelum meninggal Haji Saifannur pada Tanggal 25 November 2019 dibawa ke Rumah Sakit Colombia di Medan untuk menjalani perawatan selama 10 hari, setelah itu dibawa ke Rumah Sakit di Singapura.

“Saya ingat tanggal 25 November 2019 Bupati dibawa berobat ke RS Colombia Medan, saat itu kondisinya masih belum drop, kita jumpa masih bisa ngomong," katanya. 

"Kemudian setelah 10 hari dibawa ke Singapura, setelah 10 hari di sana pulang ke Bireun, dan beberapa hari lalu dibawa lagi ke RS Siom Medan,” lanjutnya.

Selama menjalani perawatan sejak dua bulan terakhir ini Haji Saifannur mulai tidak dapat mengisi berbagai kegiatan di Pemerintahan. 

Namun meski demikian sebut Muzakkar secara adminitrasi roda Pemerintahan Kabupaten Bireuen tetap tidak terkendala dan berjalan normal seperti biasanya.

“Bupati sekitar dua bulan terakhir tidak aktif di Pemerintahan, karena kondisi kesehatannya terus menurun, tapi secara administrasi roda Pemerintahan Bireun tetap berjalan normal seperti biasa,” ujarnya. 

Baca juga: Mengembangkan Bisnis Pertanian Hidroponik di Bireun

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X