Ketua RT: Mayat Perempuan Tanpa Busana Diduga Bukan Orang Gila

Kompas.com - 20/01/2020, 10:14 WIB
Aiptu Kamaludin Babinkamtibmas Desa Kedung Jaya Polres Cirebon Kota menunjukkan titik lokasi penemuan mayat wanita tanpa busana di Desa Kedung Jaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020). MUHAMAD SYAHRI ROMDHONAiptu Kamaludin Babinkamtibmas Desa Kedung Jaya Polres Cirebon Kota menunjukkan titik lokasi penemuan mayat wanita tanpa busana di Desa Kedung Jaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020).

CIREBON, KOMPAS.com – Penemuan mayat wanita tanpa busana di semak belukar Desa Kedung Jaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon Jawa Barat, pada Minggu (19/1/2020) menyita perhatian.

Ketua RT 4 RW 4 Kedung Jaya memastikan ke lokasi untuk mengetahui identitas mayat.

Saat ditemui Kompas.com di rumahnya pasca penanganan penemuan mayat, Raju Ketua RT tidak menemukan satupun alat identitas yang menunjukan milik mayat.

Dia juga tidak dapat mengenali mayat.

Raju menyangkal apabila mayat tersebut disebut orang gila.

Pasalnya, selama dia tinggal di lingkungan sekitar, dirinya tidak pernah melihat ada orang gila wanita yang sama sekali tidak mengenakan pakaian.

Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Semak Belukar

“Kalau dibilang orang gila, saya ragu, di wilayah sini, ga ada orang gila yang ga ada pakaian, sampai telanjang kaya gitu,” kata Raju kepada Kompas.com di depan rumahnya.

Raju mengira mayat wanita tanpa busana itu berusia antara 30 hingga 40 tahun.

Dia sudah meninggal dunia beberapa hari.

Hal itu tampak pada kondisi fisik mayat yang sudah menghitam.

Raju juga berusaha untuk menginformasi perihal penemuan mayat wanita tanpa busana itu agar keluarga yang merasa kehilangan dapat segera menemukan.

Baca juga: Usut Kasus Mayat Wanita Terpotong di Sumbawa, Polisi Periksa 11 Saksi

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X