Jalan Panjang Penemuan Ladang Ganja di Kawasan Gunung Guntur

Kompas.com - 20/01/2020, 08:22 WIB
Bripka Jajang dan Serma Asep bersama anggota Res Narkoba Polres Garut dan petugas KSDA Garut usai membongkar tanaman ganja, Minggu (19/01/2020) dinihari KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGBripka Jajang dan Serma Asep bersama anggota Res Narkoba Polres Garut dan petugas KSDA Garut usai membongkar tanaman ganja, Minggu (19/01/2020) dinihari

GARUT, KOMPAS.com – Berawal dari informasi warga yang biasa berburu di kawasan Gunung Guntur, sebuah ladang ganja yang berisi 30 pohon ganja berhasil diungkap.

Proses penemuannya sendiri, tidaklah mudah.

Anggota Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Pasawahan menjadi kuncinya.

Baca juga: Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Asep Saepudin mengungkapkan, informasi ini berawal dari laporan warga kepada anggota Babinsa dan Babinkamtibmas pada Rabu (15/01/2020).

Informasi tersebut, ditindaklanjuti dengan upaya pencarian lokasi ladang ganja tersebut.

“Warga menemukan pohon seperti pohon ganja, karena curiga mereka laporan ke Babinsa dan Babinkamtibmas," katanya. 

"Lantas mereka berdua mencari ladang tersebut hingga dua hari,” lanjutnya.

Baca juga: Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Regional
Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Regional
Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil soal Sikap Terbuka Anies Baswedan Umumkan Positif Corona

Tanggapan Ridwan Kamil soal Sikap Terbuka Anies Baswedan Umumkan Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X