Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

ASEAN Nobatkan Semarang sebagai Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara

Kompas.com - 20/01/2020, 07:45 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, menyerahkan secara simbolis Kartu UHC kepada warga saat jalan sehat di Taman Wilis. DOK. Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi, menyerahkan secara simbolis Kartu UHC kepada warga saat jalan sehat di Taman Wilis.

KOMPAS.com - Kota Semarang dinobatkan sebagai Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara.

Hal itu terjadi setelah pada Asean Tourism (ATF) Kota Semarang mendapat penghargaan di kategori ASEAN Clean Tourist City Standard.

Penghargaan tersebut diberikan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Perbara) di Brunei Darussalam, Kamis (16/1/2020).

Predikat Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara akan dipegang Kota Semarang selama dua tahun ke depan, hingga 2022.

Hal tersebut tentunya memperkuat Kota Semarang sebagai salah satu kota tujuan wisata utama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Baca juga: Ini Wujud Keseriusan Pemkot Semarang Populerkan Kendaraan Listrik

Penghargaan tersebut menjadi lebih istimewa karena pada 2018 Kota Semarang juga sempat masuk nominasi. Namun, baru mampu meraih kemenangan pada ajang selanjutnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau yang biasa disapa Hendi, tidak bisa hadir menerima penghargaan tersebut sehingga diwakili Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Indriyasa, predikat Asean Clean Tourist City Standard akan mendorong lompatan besar dalam sektor pariwisata Kota Semarang.

“Di 2019 target kunjungan 7,2 juta wisatawan tercapai. Semoga dengan predikat ini semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang,” kata Indriyasa, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Pembangunan Makam Habib Diyakini Dongkrak Potensi Wisata Semarang

Bukan hanya dilakukan oleh pemerintah, inovasi tersebut juga dilakukan masyarakat.

Bahkan Hendi mengatakan, masyarakat merupakan faktor utama terinisiasinya berbagai inovasi di Kota Semarang.

“Dibukanya ruang keterlibatan masyarakat yang luas dalam pembangunan memicu kepedulian warga menjadi lebih tinggi,” kata Hendi, saat berkumpul bersama warga Tegalsari di Taman Wilis, Semarang, Minggu (19/1/2020).

Selain dalam inovasi, masyarakat juga terlibat dan mendukung gerakan Semarang Wegah Nyampah (Semarang Tidak Mau Nyampah), yang diinisiasi Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga: Mengurai Permasalahan Sampah, Semarang Kembali Bangun PLTSa Kedua

“Ini bukti sepanjang kita bersama-sama mau berubah, maka tendangan untuk mewujudkan perubahan ke arah positif semakin kuat,” kata Hendi.

Hendi mengatakan, konsep pembangunan Bergerak Bersama semakin lama semakin terlihat hasilnya.

“Contohnya di Tegalsari ini ada Kampung Tematik Bank Sampah yang mengelola barang tidak terpakai menjadi bermanfaat. Hasilnya untuk sedulur-sedulur yang ingin ikut BPJS tapi tidak mampu,” kata Hendi.

Berbagai inovasi pengendalian sampah diupayakan sejalan dengan kebijakan pembangunan Semarang sebagai kota wisata.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya