Polisi Ringkus Pelempar Bom Molotov Rumah Warga, Ini Motifnya

Kompas.com - 19/01/2020, 18:22 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kasus pelemparan bom molotov di sebuah rumah warga yang berlokasi di Jalan Tidung Setapak 2, Kecamatan Rappocini, Makassar, pada Minggu (1/12/2019) lalu berhasil diungkap polisi.

Pengungkapan kasus itu, setelah polisi berhasil meringkus pelaku pelemparan bom molotov di tempat persembunyiannya.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Iqbal Usman mengatakan, pelaku yang meneror rumah warga dengan melempar bom molotov itu diketahui bernama Reski alias Incus (22) dan Haerunnas alias Herul (21).


Baca juga: 2 Pemuda Teror Rumah Warga Pakai Molotov, Satu Mobil Hangus Terbakar

Kasus teror itu dilakukan pelaku karena punya masalah pribadi atau dendam dengan anak pemilik rumah.

Dalam menjalankan aksinya, Incus dibantu dengan rekannya Herul.

Bom molotov itu dilemparkan oleh Incus ke rumah warga tersebut, dan mengenai satu unit mobil yang terparkir di garasi.

"Incus yang punya masalah. Ada memang masalah pribadi tapi kami masih dalami dulu. Bom molotov yang diisi bensin lalu dilempar ke rumah dan mengenai mobil yang VW kodok," ucap Iqbal.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi langsung memburu terduga pelaku.

Namun karena kedua pelaku bersembunyi, proses penangkapan yang dilakukan polisi membutuhkan waktu lebih lama.

"Incus yang sudah hampir sebulan jadi daftar pencarian orang (DPO) sempat mengelabuhi petugas dengan bersembunyi di dalam lemari pakaian," kata Iqbal, saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (19/1/2020).

Iqbal mengatakan, kedua pelaku ditangkap polisi di sebuah rumah berbeda di Jalan Karunrung, Sabtu (18/1/2020) dini hari.

Atas perbuatannya itu, pelaku akan dikenakan Pasal 187 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.

Penulis : Kontributor Makassar, Himawan | Editor : Robertus Belarminus

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Regional
Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Regional
Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X