Seorang Pria di Melawi Cabuli Anak Tiri Berulang Kali hingga Hamil

Kompas.com - 19/01/2020, 15:03 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

MELAWI, KOMPAS.com - Aparat Polres Melawi menangkap seorang pria berinisial EV (43), terkait dugaan pencabulan anak tirinya sendiri berusia 16 tahun, hingga hamil.

Korban yang diketahui kini berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah atas di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, tersebut telah berlangkali dicabuli ayah tirinya sejak sekolah menengah pertama.

Kasat Reskrim Polres Melawi AKP Primastya Dryan Maestro mengatakan, saat ini, EV telah ditangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Baca juga: Polisi Bekuk Pria yang Cabuli 9 Bocah Laki-laki di Kepahiang Bengkulu

"Kami juga sudah melakukan visum, pemeriksaan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti," kata Primastya, saat dihubungi, Sabtu (18/1/2020) malam.

Kasus tersebut bermula dari adanya laporan seorang siswi SMA di rawat di rumah sakit, lantaran dalam kondisi hamil, pada Rabu (15/1/2020).

Setelah dicek dan diperiksa, korban mengakui, bahwa dia hamil setelah disetubuhi ayah tirinya sendiri.

"Bermula dari pengakuan itu, kami lakukan penyelidikan, lalu menangkap dan menetapkan ayah tirinya sebagai tersangka," ujar Primastya.

Dari pengakuan korban juga diketahui, aksi bejat ayah tirinya itu dilakukan sejak dia kelas 1 SMP.

Baca juga: Diduga Cabuli Mahasiswinya di Kamar Mandi, Oknum Dosen di Padang Dilaporkan ke Polisi

 

"Lokasinya, jika tidak di rumah atau di kebun sawit," ucap Primastya.

Saat ini, tersangka masih dalam pemeriksaan intensif pihak kepolisian dan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tutup Primastya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Regional
Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Regional
Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X