Terkendala Biaya, Bayi Kembar Siam di Batam Terancam Tak Dioperasi

Kompas.com - 19/01/2020, 13:24 WIB
Bayi kembar siam yang merupakan anak dari pasangan Suci dan Risky, warga Nongsa, Batam, Kepulauan Riau terancam gagal jalani operasi. Sebab untuk proses operasi proses pemisahan dirinya harus menyiapkan biaya hingga Rp1,1 miliar. KOMPAS.COM/HADI MAULANABayi kembar siam yang merupakan anak dari pasangan Suci dan Risky, warga Nongsa, Batam, Kepulauan Riau terancam gagal jalani operasi. Sebab untuk proses operasi proses pemisahan dirinya harus menyiapkan biaya hingga Rp1,1 miliar.

 

Hal ini dikarenakan bayi tersebut hanya memiliki satu organ untuk dua badan, yakni jantung dan hatinya Cuma satu sehingga sulit untuk menyelamatkan keduanya.

“Meskipun harus berbagi organ vital, saat ini bayi kembar siam tersebut dalam kondisi baik. Berat badan bayi itu kini mencapai 3,4 kilogram,” kata Sigit menjelaskan.

 Sigit juga mengatakan Bayi tersebut aktif dan refleksnya juga bagus, pihaknya berharap nantinya bisa akan dilakukan operasi dan proses operasinya berjalan normal.

“Saya berharap doa seluruh masyarakat Batam, Kepri agar semuanya dapat berjalan lancar ya,” ungkap Sigit.

Ditanyai berapa besaran biaya yang diperlukan untuk operasi tersebut, Sigit mengaku mencapai Rp1,1 miliar rupiah.

“Itu perkiraan kami dan operasinya bisa dilakukan di RSBP Batam, karena alat-alat yang diperlukan semuanya ada di rumah sakit ini,” paparnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya Sendiri, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya Sendiri, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Regional
Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X