Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Kompas.com - 18/01/2020, 00:45 WIB
Bupati Kepulauan Talaud terpilih, Elly Engelbert Lasut, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.com/Dian Erika Bupati Kepulauan Talaud terpilih, Elly Engelbert Lasut, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

MANADO, KOMPAS.com - Bupati Kepulauan Talaud terpilih, Elly Engelbert Lasut, saat ini tinggal menunggu keputusan Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) terkait nasibnya.

Kemendagri pada Rabu (15/1/2020) telah mendengarkan masalah pelantikan Bupati Kepulauan Talaud.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan beberapa pakar hukum sudah dimintai pendapatnya untuk masalah ini.

"Dalam perbincangan di situ jelas menyampaikan, bahwa pasangan Bupati Talaud terpilih Elly Lasut dan Moktar Parapaga harus dilantik," ujar Elly saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Fakta Bupati Talaud Terpilih, Setahun Tak Kunjung Dilantik hingga Daftar Bakal Calon Gubernur Sulawesi Utara

Terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang diajukan mantan pesaingnya dalam Pilkada, disebut Elly, tidak lagi punya pengaruh untuk menghambat pelantikannya.

Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum sudah menetapkan Elly dan pasangannya Moktar Arunde Parapaga sebagai kandidat yang terpilih.

"Dan menurut para pakar, seluruh pakar yang hadir di situ (pertemuan di Kemendagri) menyatakan bahwa keputusan MA ini tidak berlaku surut. Jadi, tidak mempengaruhi persyaratan ketika kami mencalonkan diri," tutur Elly.

Baca juga: Tak Kunjung Dilantik, Bupati Talaud Terpilih Daftar Cagub di Partai NasDem

Elly juga mengungkapkan, KPU juga sudah mengeluarkan surat yang menyatakan pencalonannya sah.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X