Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Kompas.com - 17/01/2020, 23:03 WIB
Petugas BPBD bersama Relawan Tanggap Bencana (Retana) disiagakan dalam menghadapi ancaman bencana alam awal tahun ini di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. IstimewaPetugas BPBD bersama Relawan Tanggap Bencana (Retana) disiagakan dalam menghadapi ancaman bencana alam awal tahun ini di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan 1.800 relawan tanggap bencana (Retana) yang tersebar di 32 kecamatan.

Sekretaris BPBD Cianjur, Mokhamad Irfan Sofyan mengatakan, sejak dikukuhkan akhir 2019, Retana menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di lapangan.

“Kita sangat terbantu dengan keberadaan para relawan ini. Terlebih, sejak awal tahun sudah ada sepuluh kali bencana di Cianjur,” kata Mokhamad Irfan Sofyan kepada Kompas.com, Jumat (17/01/2020).

Baca juga: BPBD Cianjur: Tebing Tanjakan Mala Berpotensi Longsor Susulan

Dijelaskan Irfan, keberadaan lima orang retana di setiap kampung di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur, cukup meringankan tugas personel BPBD yang hanya berjumlah 52 orang.

Terlebih, Kabupaten Cianjur termasuk wilayah dengan indeks risiko bencana tertinggi di Indonesia.

Semua jenis bencana berpotensi terjadi di daerah seluas 3,8 ribu kilometer persegi ini.

"Mereka kepanjangan tangan BPBD dalam penanggulangan bencana, termasuk memberikan edukasi terkait upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana," katanya.

Baca juga: Dua Hektar Sawah Gagal Tanam Akibat Pergerakan Tanah di Cianjur

Dia berharap, melalui upaya mitigasi bencana, nantinya pemetaan kerawanan bencana bisa terdeteksi lebih dini, dan langkah penanggulangannya dapat dilakukan dengan lebih cepat.

"Kendati begitu, upaya pencegahan tentunya lebih diutamakan. Tahun ini pun, soal kebencanaan lebih difokuskan pada langkah pencegahan, mengingat penanganan cost-nya tinggi. Jika pencegahan dan kesiapsiagaan bencana dikedepankan, maka dapat menekan biaya lebih kecil," ujar Irfan.

Sementara itu, Polres Cianjur telah menyiagakan 150 personel untuk terlibat dalam satgas bencana tahun ini.

Baca juga: Sepekan Terakhir, BPBD Catat 9 Kali Bencana di Cianjur

Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana menuturkan, jajarannya juga menyiapkan perahu karet dan kano, termasuk alat berat yang siap ditempatkan di titik tertentu sebagai antisipasi bencana. 

“Bersama BPBD, TNI dan elemen masyarakat lainnya, kita bersama-sama melaksanakan antisipasi dan penanggulangan bencana,” kata Kata.

Sebagai upaya pencegahan bencana, kata Jaka, Polres Cianjur telah menanam bibit pohon sebanyak 8.042 batang di atas lahan seluas 7 hektare lebih. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X