Sanksi Pembina Pramuka yang Ajarkan Yel Bernada SARA ke Siswa SD Tunggu Rekomendasi Dewan Kehormatan

Kompas.com - 17/01/2020, 19:45 WIB
Komisi D DPRD Kota Yogyakarta saat meminta penjelasan dari Dispora dan Kwarcab terkait peristiwa saat praktik Kursus Mahir Lanjutan (KML) pembina Pramuka. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAKomisi D DPRD Kota Yogyakarta saat meminta penjelasan dari Dispora dan Kwarcab terkait peristiwa saat praktik Kursus Mahir Lanjutan (KML) pembina Pramuka.

KOMPAS.com - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, hingga kini pihaknya belum menentukan sanksi yang diberikan terhadap pembina Pramuka yang mengajarkan yel bernada SARA kepada siswa SD di Yogyakarta.

Pihaknya masih menunggu hasil investigasi serta rekomendasi dari dewan kehormatan.

"Nanti dilihat seperti apa dari dewan kehormatan. Kita tidak gegabah memberikan sanksi, nanti kita tunggu hasil rekomendasi dewan kehormatan," ujar Bahron, mengutip dari KompasTV, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Pembina Pramuka Ajarkan Yel Berbau SARA, Kwarcab Minta Maaf

Namun, kata Bahron, pembina Pramuka itu menyesali perbuatannya.

Dia menyebut apa yang dilakukan pembina itu adalah sebuah kekhilafan.

Saat diperiksa, pembina itu mengatakan tidak mengajarkan yel berbau SARA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembina Pramuka hanya meminta para siswa untuk melakukan tepuk anak soleh.

Kemudian secara spontan para siswa mengucapkan yel yang dianggap berbau SARA itu.

"Tapi untuk pembina Pramuka yang dimaksud, tidak mengajarkan seperti itu. Akan tetapi mengajak tepuk anak soleh. Secara spontan anak-anak mengikuti saja, dan ada wali murid yang tahu," ujar Bahron.

"Setelah diklarifikasi, pembina tersebut memang khilaf dan tidak sengaja dimuat dalam pembelajaran latihan tersebut. Setelah pembinaan khusus akhirnya kita nyatakan yang bersangkutan khilaf dan permohonan maaf dan tidak akan mengulang lagi," kata Baron menambahkan.

Seperti diketahui, seorang pembina Pramuka mengajarkan yel yang dinilai bernada SARA kepada siswa SD Negeri Timuran, Kota Yogyakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kompas TV
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.