Diperiksa, Ratu Keraton Agung Sejagat Masih Merasa Penyelamat Dunia

Kompas.com - 17/01/2020, 16:42 WIB
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelda Daniel didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Sutisna menggelar konferensi pers di Polda Jateng, Rabu (15/01/2020). KOMPAS.com/istimewaKapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelda Daniel didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Sutisna menggelar konferensi pers di Polda Jateng, Rabu (15/01/2020).

KOMPAS.com - Polda Jawa Tengah akan mengecek kondisi psikologis permaisuri Keraton Agung Sejagat, Fanni Aminadia.

Saat diperiksa, Fanni memberi keterangan berbelit-belit. Ia sempat menyebut dirinya masih merasa menerima amanah sebagai ratu dan penyelamat dunia.

"Akan kami cek psikologisnya dengan tim dari Dokkes Polda Jawa Tengah dan dibantu Pusdokkes Mabes Polri," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel di Semarang, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Pengikut Keraton Agung Sejagat Setor Uang Rp 110 Juta, Berharap Dapat Jabatan dan Gaji Dollar

Sementara itu, Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso lebih kooperatif dalam memberikan keterangan.

Toto dan Fanni Aminadia ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah pada 14 Januari 2020.

Penyidik memiliki bukti permulaan yang cukup untuk keduanya sebagai tersangka.

Keduanya dijerat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Baca juga: Penghuni Kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat di Sleman Bersedia Pindah, Aktivitas Dihentikan

Tersangka memiliki motif untuk menarik dana dari masyarakat dengan menggunakan tipu daya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X