Penghuni Kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat di Sleman Bersedia Pindah, Aktivitas Dihentikan

Kompas.com - 17/01/2020, 12:28 WIB
Rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso di RT 05/RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman digeledah polisi, Rabu (15/1/2020) dini hari. KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMARumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso di RT 05/RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman digeledah polisi, Rabu (15/1/2020) dini hari.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Penghuni rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santosa di RT 05/RW 04 di Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman bersedia menghentikan kegiatan mereka.

Selain itu, penghuni juga sepakat untuk pindah dari rumah kontrakan.

Diketahui selain Toto, kontrakan itu dihuni Mursinah yang merupakan penanggung jawab rumah.

Camat Godean, Sarjono saat dihubungi menyampaikan, pada Kamis (16/1/2020) malam ada mediasi antara warga Dusun Berjo Kulon dengan penghuni rumah kontrakan.

Hadir pula dalam mediasi dari kecamatan, koramil, polsek, dukuh, dan tokoh masyarakat.

"Iya tadi malam dilakukan mediasi dan koordinasi. Yang (hadir) dari sana (penghuni kontrakan) Ibu Mursinah selaku penunggu atau penanggung jawab rumah di situ," ujar Camat Godean, Sarjono saat dihubungi, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditangkap, Sosiolog: Para Pengikut Akan Tersadar

Sarjono menyampaikan, dari mediasi yang digelar ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan.

Penghuni yang saat ini masih berada di rumah kontrakan bersedia menghentikan segala kegiatan yang berkaitan dengan Keraton Agung Sejagat.

Selain itu, penghuni juga bersedia untuk pindah dari rumah kontrakan dalam jangka waktu tiga hari.

"Ada kesepakatan dan surat pernyataan. Intinya sebelum kita buat kesepakatan dari pihak Bu Mursinah sebenarnya sudah punya inisiatif juga mau pindah," ungkapnya.

Diungkapkanya, warga memang merasa keberatan dengan aktivitas Toto Santoso di rumah kontrakan.

Sebab, awalnya Toto Santoso mengontrak rumah bukan untuk aktivitas yang berkaitan dengan Keraton Agung Sejagat.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X