Sengketa Stadion Mattoanging Makassar, Mediasi Batal

Kompas.com - 17/01/2020, 11:03 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono saat bertemu dengan pihak YOSS usai bentrokan di Stadion Mattoanging, Makassar, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANKapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono saat bertemu dengan pihak YOSS usai bentrokan di Stadion Mattoanging, Makassar, Rabu (15/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Mediasi antara pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dengan pihak Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) mengenai sengketa Stadion Mattoanging (Andi Mattalatta) Makassar di Polrestabes Makassar, Jumat (17/1/2020) batal terjadi. 

Pasalnya, mediasi yang sebelumnya dijadwalkan pada pukul 09.00 Wita di aula Polrestabes itu tak dihadiri pihak Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel yang sebelumnya direncanakan bakal hadir. 

Kasi Hukum Biro Hukum dan Setda Pemprov Sulsel Mauliadi Rauf saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya hadir di Polrestabes tetapi memilih tidak memasuki aula lantaran merujuk dari hasil rapat dengar pendapat (RDP) yang diselenggarakan DPR. 

Baca juga: Gagal Eksekusi Stadion Mattoanging, Ini Kata Pemprov Sulsel

Keputusan RDP, kata Mauliadi, pertemuan antara pemprov dan YOSS tak dapat digelar sebelum suasana menjadi tenang.

"Kami sebenarnya hadir di ruangan Kabag Ops. Tapi kemarin kan ada pertemuan di DPR saat RDP bahwa kami semua harus cooling down dulu, kami jangan berkomentar dulu, kami harus menghormati lembaga DPR," kata Mauliadi kepada Kompas.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. 

Menurut Mauliadi, keputusan ini pun sudah diketahui oleh pihak YOSS.

Mauliadi mengatakan dalam situasi yang masih panas ini, siapapun yang berbicara bakal menimbulkan kesalahan persepsi. 

Apalagi, kata Mauliadi, pihak DPR juga punya niat untuk mempertemukan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dengan pihak YOSS yang mengaku sebagai ahli waris dari Stadion kandang PSM Makassar tersebut. 

"Tunggu dulu dari DPR. Dia juga mau memediasi. Kalau perlu status quo dulu. Kalau DPR mampu mempertemukan gubernur dan YOSS kita doakan bersama. Mudah-mudahan ada jalan keluar," tutup Mauliadi. 

Sebelumnya diberitakan bentrokan terjadi antara Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) dengan sejumlah massa saat hendak menertibkan Stadion Mattoanging, Makassar, Rabu (15/1/2020) pagi. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Regional
Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Regional
Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X