Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditangkap, Sosiolog: Para Pengikut Akan Tersadar

Kompas.com - 17/01/2020, 09:53 WIB
Keramaian warga saat mengunjungi Kerajaan Keraton Agung Sejagat, pada Selasa (14/1/2020). Permata Putra Sejati/Tribun JatengKeramaian warga saat mengunjungi Kerajaan Keraton Agung Sejagat, pada Selasa (14/1/2020).

KOMPAS.com - Setelah Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, ditangkap, bagaimana nasib para pengikutnya?

Menurut dosen Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Ilmu Sejarah di Universitas Sebelas Maret Surakarta ( UNS), Tundjung Wahadi Sutirta, kelompok tersebut tak akan tahan lama. 

"Fenomena kelompok KAS itu kasuistis dan biasanya umurnya pendek. Para pengikutnya juga akan bubar setelah para pemimpinnya ditangkap," katanya saat dihubungi Kompas.com pada hari Kamis, (16/1/2020).

Baca juga:  Surat Terbuka Ratu Keraton Sejagat Jadi Viral, Sebut Gubernur Jateng Pak Ginanjar...

Menurut Tundjung, fenomena KAS di Purworejo itu dapat dikategorikan sebagai gerakan sosial milenaristik.

Gerakan ini mengajak pengikut kelompok tersebut untuk meyakini janji kehidupan lebih baik atau berharap kembalinya zaman keemasan seperti zaman keemasan Majapahit.

Selain itu, fakta yang terungkap setelah Toto dan Fanni ditangkap polisi pun juga mendorong para pengikutnya untuk tersadar. 

Sementara itu, Tundjung justru mengajak masyarakat untuk melihat konteks kenapa fenomena itu muncul.

"Menurut saya, konteks atau persepsi para pengikut memilih bergabung adalah perasaan tidak nyaman dan ingin mencari pencerahan. Hal ini yang seharusnya menjadi perhatian," katanya.

Menjadi wisata dadakan

Batu prasasti di Kerajaan Keraton Agung Sejagat (KAS) atau Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Senin (13/1/2020).TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati Batu prasasti di Kerajaan Keraton Agung Sejagat (KAS) atau Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Senin (13/1/2020).

Seperti diketahui, pasca-kehebohan tentang Keraton Agung Sejagat, banyak warga penasaran dan datang ke lokasi. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Regional
Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X