Kompas.com - 16/01/2020, 23:16 WIB
Gerbang Tol Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (30/8/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGerbang Tol Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (30/8/2019).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) saat ini sedang melakukan Uji Layak Operasi (ULO) untuk tol Palembang-Kayuagung.

Setelah ULO selesai dilakukan, tol tersebut rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada awal Februari 2020 mendatang.

Pimpinan Proyek Waskita Sriwijaya Tol, Yusar mengatakan, hasil uji layak operasi tersebut akan berlangsung selama dua pekan ke depan.

Dari hasil tersebut, nantinya akan dilakukan evaluasi untuk memperbaiki tol yang menghubungkan antara kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan kota Palembang itu.

"Penilaian dalam ULO sendiri dilakukan secara menyeluruh menilai bagaimana konstruksi jalan tersebut layak untuk diresmikan. Pengecekan secara menyeluruh dilakukan mulai dari, rambu-rambu, jaringan, fasilitas operasional seperti mobil patroli, mobil PJR, derek, mobil towing dan lain-lain. Rencananya awal Februari akan diresmikan Presiden"kata Yusar, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Arus Balik, Sistem One Way Diberlakukan di Tol Palembang-Lampung

Yusar menjelaskan, pengerjaan tol yang memiliki panjang 33,5 kilometer itu telah mencapai 99 persen.

Sehingga mereka pun yakin hasil ULO nantinya akan segera dikeluarkan oleh BPJT.

Setelah diresmikan nanti, tol Kayuagung-Palembang akan digratiskan oleh pihak pengelola selama kurun waktu dua pekan.

"Untuk pintu tol tahap awal masih akan keluar di kilometer 360 (Jakabaring) yang masih sementara. Untuk pintu keluar kita masih menunggu jembatan Ogan selesai. Nantinya akan keluar di STA 42 lintas timur," jelasnya. 

Baca juga: Tol Palembang-Lampung Difungsikan untuk Arus Mudik Lebaran

Para pengguna jalan tol pun menurut Yusar selalu mengalami peningkatan.

Hal itu terlihat saat dibukanya tol Kayuaung -Palembang secara fungsional dari tanggal 20 Desember 2019  hingga 5 Januari 2020. Dimana sekitar 15.000 kendaraan tercatat keluar masuk tol.

"Kita lakukan pencatatan untuk bahan evaluasi konstruksinya, trafiknya, dan karakter kendaraan yang melewati tol meningkat,"ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.