Jalan di Lokasi Tanah Bergerak Sukabumi Makin Rusak, Pengendara Harus Hati-hati

Kompas.com - 16/01/2020, 23:11 WIB
Sebuah mobil angkutan umum sempat tidak kuat melintasi tanjakan di lokasi tanah bergerak Jalan Sukabumi-Sagaranten, Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOSebuah mobil angkutan umum sempat tidak kuat melintasi tanjakan di lokasi tanah bergerak Jalan Sukabumi-Sagaranten, Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/1/2020).

Jarak tempuh Sukabumi-Sagaranten jadi 5 jam dari 1,5 jam

"Kalau sekarang lebih lima jam. Jadi jalanpun hanya bisa satu rit saja pergi pulang," ujar Uus sopir elf saat menunggu antrean menuju ke arah Sagaranten.

Warga setempat, Hendra (45) menjelaskan setelah diguyur hujan dua pekan lalu ruas jalan ini memang semakin rusak.

Selain itu bangunan-bangunan rumah juga semakin rusak.

Baca juga: Tanah Bergerak di Cianjur, 1 Rumah Rusak Berat hingga Sawah Gagal Tanam

"Semakin parah sekarang kondisi jalannya. Pengendara juga harus antre dan berhati-hati bila melintas jalan ini," kata Hendra.

"Malahan penumpang mobil suka banyak yang turun, lalu berjalan kaki untuk melintas lokasi ini," sambung dia.

Baca juga: Penusuk Driver Ojol di Sukabumi Ditangkap, Pelaku Baru Bebas dari Penjara

Berharap jalan segera diperbaiki

Baik pengendara kendaraan bermotor baik mobil maupun motor serta warga sangat mengharapkan secepatnya ada perbaikan jalan.

Karena jalan Sukabumi-Sagaranten merupakan jalan utama.

 

Baca juga: Kronologi Fenomena Tanah Bergerak di Cianjur: Pematang Sawah Bergeser, Penduduk Diungsikan

Bila harus melalui jalan lain waktu tempuhnya juga lebih lama.

"Saya sih berharap kalau jalan yang baru belum bisa diselesaikan, ya jalan ini diperbaikilah, terutama tanjakannya," harap Mami.

Baca juga: Driver Ojol Tewas Ditusuk di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, HP Hilang, Motor Utuh

Kendaraan kesulitan lintasi tanjakan

Pantauan Kompas.com sejumlah kendaraan bermotor terlihat kesulitan saat akan melintas dua tanjakan.

Beberapa mobil kembali mundur dan juga harus siap-siap menancap gas.

Baca juga: Viral Video Tanah Bergerak Terjadi di Kuningan, Ini Faktanya

Bahkan mobil-mobil yang tidak kuat menanjak harus dibantu didorong sejumlah warga.

Selain itu banyak penumpang kendaraan yang turun dari kendaraan dengan melanjutkan jalan kaki melintas jalan rusak.

Lalu kembali naik di jalan yang aman.

Baca juga: Pagi Ini, Warga Sukabumi Dikejutkan dengan Gempa Garut Magnitudo 5,1

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X