Walhi Temukan 6.000 Lubang Tambang Timah di Babel, Sebut 26 Orang Tewas di Tambang Sepanjang 2019 di Babel

Kompas.com - 16/01/2020, 23:02 WIB
Warga saat mencari pekerja tambang timah inkonvensional di Blok 8 Lubuk Besar, Bangka Tengah, Selasa (18/6/2019). BPB Kesbangpol Bateng.Warga saat mencari pekerja tambang timah inkonvensional di Blok 8 Lubuk Besar, Bangka Tengah, Selasa (18/6/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sebanyak 26 orang tewas dalam kecelakaan tambang timah selama 2019 di Kepulauan Bangka Belitung ( Babel).

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( Walhi) Kepulauan Bangka Belitung menilai tingginya angka korban jiwa disebabkan lemahnya upaya pengawasan dan penegakan hukum.

"Dari catatan kami 26 tewas selama 2019, ditambah Januari 2020 ini 1 tewas di Bangka Tengah," kata Direktur Eksekutif Walhi Kepulauan Bangka Belitung, Jessix Amundian, kepada Kompas.com di sekretariat Walhi, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Reklamasi Bekas Tambang Timah di Pantai Terapkan Transplantasi Karang dan Fish Shelter

Dia menuturkan, korban tewas meliputi pekerja yang sedang bekerja dalam penambangan, maupun warga yang kecelakaan di areal bekas tambang.

Penambang yang tewas saat bekerja berasal dari pertambangan ilegal maupun lahan yang mengantongi izin usaha resmi.

Baca juga: Operator Alat Berat Tewas Dalam Lubang Tambang Timah

Korban tidak tahu lokasi itu dulunya bekas galian tambang

Sementara di lokasi bekas tambang, umumnya terjadi pada pengunjung yang tidak mengetahui jika dulunya ada bekas galian.

"Ada yang pergi ke pantai atau ke kolong (kolam) untuk mandi. Padahal dulunya pernah dikeruk," kata Jeri, sapaan lain Jessix.

Walhi kata Jessix telah menyurati berbagai pihak terkait kecelakaan penambangan. Namun, belum ada tindaklanjut yang berarti.

Baca juga: Empat Petambang Ilegal Ditangkap, Walhi Desak Polisi Ungkap Pemodal

Bahkan, Walhi juga meminta perlunya moratorium (penghentian sementara) dan audit lingkungan terhadap aktivitas pertambangan.

Umumnya kecelakaan terjadi karena tidak diterapkannya standar keselamatan kerja, terutama di kawasan inkonvensional.

"Ada 6.000 lubang tambang selama 2014. Jumlah saat ini diperkirakan bisa dua kalilipat karena izin terus keluar," ucap Jessix.

Baca juga: Walhi Sebut Ada 2 Pulau di Sumsel Hilang Akibat Kerusakan Lingkungan

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Dokter dan Tim Medis Rawat PDP Corona: Sepekan Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Kisah Dokter dan Tim Medis Rawat PDP Corona: Sepekan Gunakan Jas Hujan Sebagai APD

Regional
Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Regional
Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Regional
Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Regional
Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Regional
Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Regional
Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X