Jelang Pilkada Serentak 2020, Ridwan Kamil Ajak Warga Jabar Perangi Hoaks

Kompas.com - 16/01/2020, 22:56 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANGubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

CIANJUR, KOMPAS.com - Sebanyak delapan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengajak masyarakat dan elite politik di delapan daerah tersebut untuk senantiasa menjaga kondusivitas.

Emil, panggilan akrab gubernur ini, juga mengimbau masyarakat untuk selektif dalam mengonsumsi informasi yang ada di lini masa maupun di media massa.

"Selalu jaga ukhuwah dan kondusivitas jelang pilkada 2020. Satu di antaranya mari kita sama-sama perangi kabar hoaks atau berita bohong," kata Emil kepada wartawan, usai meresmikan kantor PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur, Rabu (15/01/2020).

Pasalnya, salah satu penyebab perpecahan dipicu dari beredarnya informasi bohong yang tidak bertanggungjawab. 

Baca juga: PKB Jabar Minta Ulama Pilih Tokoh untuk Pilkada Serentak 2020

Minta masyarakat saring informasi

Karena itu, masyarakat seyogyanya menyaring informasi yang beredar.

Lebih lanjut dikatakan, pilkada merupakan agenda rutin pesta demokrasi, sehingga diharapkan tidak terjadi pertengkaran dan perpecahan hanya karena beda pandangan politik atau pilihan calon dalam momen politik lima tahunan itu.

"Saya doakan siapa yang terpilih nantinya sesuai dengan pilihan rakyat,” ucapnya.

Emil mengapresiasi setiap organisasi dan kelompok yang sudah berjuang dalam menjaga kondusifitas dan persatuan umat selama ini, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Sebagai informasi, delapan daerah yang akan menggelar pilkada 2020, yakni Kabupaten Cianjur, Kab. Sukabumi, Kab. Bandung, Kab. Karawang, Kab. Indramayu, Kab. Pangandaran, Kab. Tasikmalaya, dan Kota Depok.

Pemilihan bupati dan wakilnya itu sendiri akan digelar serentak pada 23 September 2020.

Baca juga: Pilkada Serentak 2020, Bawaslu Jabar Petakan 4 Potensi Pelanggaran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Regional
Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X