Kasus Pembacokan Brutal di Bandung Viral, Pelaku Tertangkap Setelah 5 Hari Diusut

Kompas.com - 16/01/2020, 22:42 WIB
Dua pelaku pembacokan brutal di Bandung ditangkap Polisi. Terlihat keduanya mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan tengah diperlihatkan didepan media di Mapolrestabes Bandung, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIDua pelaku pembacokan brutal di Bandung ditangkap Polisi. Terlihat keduanya mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan tengah diperlihatkan didepan media di Mapolrestabes Bandung, Kamis (16/1/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi berhasil mengungkap pembacok misterius kelompok pemuda di Jalan M Yunus, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, yang terjadi pada Jumat, 10 Januari 2020 lalu.

Satreskrim Polrestabes Bandung bekerjasama dengan Polsek Cicendo, dibantu Jatanras Polda Jabar akhirnya melakukan pengejaran pelaku setelah mendapatkan laporan dari korban.

Baca juga: Tahu Aksinya Viral, Pelaku Pembacokan Brutal di Bandung Kabur ke Garut

Setelah dilakukan pengejaran selama lima hari akhirnya pelaku berhasil ditangkap pada Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

"Tim gabungan telah mengungkap pelaku kejahatan pengeroyokan dan penganiayan yang terjadi di jalan Muhamad Yusuf, Kelurahan Pasir Kaliki Kecamatan Cicendo yang sempat videonya viral di medsos," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Aksinya Viral di Medsos, Pelaku Pembacokan di Bandung Ganti Warna Sepeda Motor

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X