Kompas.com - 16/01/2020, 20:00 WIB
Tebing tanjakan Mala di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang longsor sebagian, Minggu (12/01/2020) dan sempat menutup sebagian badan jalan. IstimewaTebing tanjakan Mala di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang longsor sebagian, Minggu (12/01/2020) dan sempat menutup sebagian badan jalan.

CIANJUR, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merekomendasikan penguatan jaring baja pada tebing tanjakan Mala Naringgul.

Pasalnya, tingkat kemiringan tebing yang menjadi ikon Kecamatan Naringgul dan sering dijadikan spot swafoto masyarakat dan pengguna jalan itu cukup terjal.

“Masih berpotensi longsor susulan. Karena itu, setelah kemarin kita ke lokasi untuk asesmen, perlu penguatan di jaringnya,” kata Sekretaris BPBD Cianjur, Mokhamad Irfan Sofyan, kepada Kompas.com, Kamis (16/02/2020).

Baca juga: Pasca-longsor, Warga Dilarang Swafoto di Tebing Tanjakan Mala

Pihaknya berharap, pemerintah bisa segera mungkin memperbaiki dan memberikan penanganan lanjutan pada tebing tanjakan Mala karena dikhawatirkan terjadi retakan baru dan melebar.

“Namun, eksekusinya kan (perbaikan tebing tanjakan Mala) ada di pihak provinsi dan pusat. Jadi, kita hanya mendorong saja,” ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut dalam dua pekan terakhir ditenggarai sebagai pemicu longsor.

“Karena materialnya cukup berat apalagi ada batu besar, jadi jaring atau kawat baja penahan longsor tidak kuat menahannya sehingga ambrol,” kata Irfan.

Baca juga: Tebing Tanjakan Mala di Ruas Lintas Selatan Cianjur Longsor

Diberitakan sebelumnya, tebing tanjakan Mala di Kampung Cibodas RT 002/008, Desa/Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambrol sebagian akibat longsor, Minggu (12/01/2020).

Longsor terjadi sebanyak dua kali, pada pagi pukul 05.00 WIB dan jelang siang.

Pemicunya ditenggarai curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.

Batu besar yang menempel pada tebing di ketinggian 12 meter tergerus sehingga jaring baja yang dipasang tidak kuat menahan material longsor.

Meski tak ada korban dalam kejadian tersebut, material longsor sempat menutup badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas terganggu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X