Polisi Sudah Periksa 3 Pejabat yang Dilaporkan Wakil Bupati Kutai Timur

Kompas.com - 16/01/2020, 18:05 WIB
Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur, Kasmidi Bulang. IstimewaWakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur, Kasmidi Bulang.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Polres Kutai Timur, Kalimantan Timur, langsung memeriksa tiga orang pejabat yang dilaporkan Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang atas dugaan pencemaran nama baik.

Ketiga pejabat itu adalah Sekretaris Daerah Kutai Timur Irawansyah, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kutai Timur, Saipul Ahmad, dan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, Rudi Baswan.

"Ketiganya sudah diperiksa," kata Kasat Reskrim Ferry Polres Kutai Timur saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (15/1/2020) malam.

Baca juga: Kesal Bertahun-tahun Jalan Rusak di Kutai Timur Tak Diperbaiki, Warga Tanami Pohon Pisang

Saat ini masih dilakukan tahap penyelidikan untuk membuktikan ada unsur pidana atau tidak.

"Dari laporan itu kita kumpulkan semua alat bukti. Dari keterangan pihak terlapor, ahli, bukti rekaman dan lainnya kita kumpulkan untuk membuktikan ada unsur pidana atau tidak," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang merasa nama baiknya tercemar atas percakapan ketiga pejabat itu.

Baca juga: Merasa Nama Baik Tercemar, Wakil Bupati Kutai Timur Laporkan 3 Bawahannya ke Polisi

Kata Kasmidi, ketiganya membicarakan soal mutasi pejabat dilingkungan Pemkab Kutim yang menjadi kewenangan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) hingga menyeret namanya ke hal negatif.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X