Pengusaha Penyuap Jaksa Kejari Yogyakarta Divonis 1,5 Tahun Penjara

Kompas.com - 16/01/2020, 15:13 WIB
Direktur Utama PT. Manira Arta Mandiri Gabriella Yuan Ana saat mengikuti proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta dengan agenda pembacaan putusan. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMADirektur Utama PT. Manira Arta Mandiri Gabriella Yuan Ana saat mengikuti proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta dengan agenda pembacaan putusan.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta menjatuhkan vonis kepada Direktur Utama PT. Manira Arta Mandiri Gabriella Yuan Ana dengan hukuman 1 tahun enam bulan penjara.

Gabriella Yuan Ana dianggap terbukti menyuap jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta, Eka Safitra, dan jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta, Satriawan Sulaksono.

Majelis hakim menilai, Gabriella Yuan Anna Kusuma terbukti melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang No. 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana terdakwa Gabriella Yuan Anna Kusuma oleh karena itu pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan," kata Ketua Majelis Hakim Suryo Hendarmoko saat membacakan amar putusannya, Kamis (16/01/2020).

Baca juga: Kronologi OTT Jaksa Kejari Yogyakarta

Gabriella juga dihukum membayar denda sebesar Rp 100 juta, jika tidak dibayar akan diganti hukuman kurungan selama tiga bulan.

Vonis ini lebih rendah ketimbang tuntutan Jaksa KPK yang meminta Gabriella dihukum penjara 2 tahun dan denda Rp150 juta.

Atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi  Yogyakarta, kuasa hukum Gabriella maupun jaksa KPK menyatakan pikir-pikir.

Baca juga: Fakta KPK OTT Jaksa di Yogyakarta, Amankan Rp 100 Juta hingga Diduga Terkait Proyek TP4D

Usai persidangan Jaksa KPK Wawan Yunarwanto mengatakan akan melapor dahulu ke pimpinannya.

"Apakah akan menerima atau mengajukan upaya hukum. Nanti yang menentukan pimpinan KPK," ungkapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X