Dukung Panitia Angket, Mantan Pendukung Bupati Jember Joget dengan DPRD

Kompas.com - 16/01/2020, 14:21 WIB
Warga Jember bersama anggota DPRD Jember saat joget bersama di halaman DPRD Jember KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIWarga Jember bersama anggota DPRD Jember saat joget bersama di halaman DPRD Jember

Mantan pendukung bupati

Lagu tersebut juga diikuti dengan tarian gerak tangan, kaki dan kepala.

Fathur mengaku sudah biasa membuat lagu untuk berbagai kampanye.

Dia termasuk tim pembuat lagu bagi Bupati Jember Faida saat maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2015 lalu.

“Yang bikin lagu kampanye Faida dari awal sampai akhir saya,” kata Fathur.

Sementara itu, Ketua Panitia Angket DPRD Jember Tabroni mengatakan, warga yang datang tersebut merupakan para pendukung Bupati Faida pada 2015 lalu.

“2015 mereka memberikan dukungan, hari ini menaympaikan kembali aspirasi mereka tentang berubahnya dukungan,” tutur Tabroni.

Sebab, menurut Tabroni, selama 4 tahun terakhir, banyak janji kerja Bupati saat kampanye yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Akhirnya, para pendukung Bupati menyampaikan aspirasi lewat lagu dan mendukung upaya hak angket yang digunakan DPRD Jember.

Menurut Tabroni, masyarakat menilai yang dilakukan Bupati saat ini tidak sesuai harapan masyarakat, sehingga harus ada kontrol atau koreksi terhadap jalannya pemerintahan.

“Fungsi kontrol pada Bupati adalah DPRD, yang lain tidak punya kekuatan konstitusional,” kata Tabroni.
Baca juga: Warga Inisiatif Sediakan Konsumsi Saat Rapat Panitia Angket DPRD Jember

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Pandemi Virus Corona, Cobaan Terberat Pariwisata Bali

Regional
Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Pemprov Sulsel Anggarkan Rp 250 Miliar untuk Penanganan Corona

Regional
Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Perasaan Napi Senang Campur Gundah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X