Kompas.com - 16/01/2020, 14:17 WIB
Kato Dg Nampa (33), saat diamankan tim Polsek Tamalate setelah jadi DPO selama 20 bulan di Jalan Ir. Soetami, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANKato Dg Nampa (33), saat diamankan tim Polsek Tamalate setelah jadi DPO selama 20 bulan di Jalan Ir. Soetami, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis (16/1/2020).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kato Dg Nampa (33) ditangkap polisi usai buron selama 20 bulan setelah melakukan penikaman terhadap rekannya di Jalan Manunggal, Kecamatan Tamalate, Makassar, 13 Mei 2018 lalu.

Kanit Reskrim Polsek Tamalate AKP Ramli mengatakan, Kato ditangkap di kawasan pergudangan di Jalan Ir. Soetami, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis (16/1/2020) dini hari. 

"Jadi yang ambil ini anggota Intelkam di Polsek Tamalate makanya dibagi dua. Pencarian mulai 13 Mei 2018 dan baru sekarang ditemukan," kata Ramli saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis siang. 

Baca juga: 1 Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Sunter Ditangkap, 2 Temannya Buron

Ramli mengatakan, Kato melakukan penganiayaan terhadap rekannya karena menganggap rekannya tersebut orang yang melaporkan Kato setiap kali buruh harian tersebut ditangkap polisi. 

Kato, kata Ramli, merupakan residivis kasus yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atas dasar hal itulah, Kato pada akhirnya menikam rekannya yang menyebabkan korban luka parah dan menjalani perawatan selama satu bulan di rumah sakit. 

"Korban dianggap sering memberikan informasi kepada petugas, dikirim di bantuan polisi karena pelaku kan residivis sering menggunakan narkoba. Sebenarnya mereka berteman," ujar Ramli. 

Baca juga: Pelaku Pembalakan Liar Kayu Pinus Ditangkap, 3 Orang Masih Buron

Saat diamankan, kedua tangan Kato diborgol. Puluhan senjata tajam juga disita aparat saat Kato ditangkap.

Kato sendiri disangkakan Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. 

"Saat penangkapan pelaku habis konsumsi sabu tapi kita fokus ke penganiayaan beratnya dulu," ujar Ramli. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X