Tolak Aplikasi Diblokir, Anggota MeMiles: Buatan Anak Bangsa, Harusnya Diapresiasi Negara

Kompas.com - 16/01/2020, 12:31 WIB
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat merilis kasus investasi bodong MeMiles di Mapolda Jatim, Jumat (3/1/2020). ANTARA Jatim/Willy IrawanKapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat merilis kasus investasi bodong MeMiles di Mapolda Jatim, Jumat (3/1/2020).

KOMPAS.com- Sejumlah anggota investasi bodong MeMiles memrotes pemblokiran aplikasi MeMiles.

Aplikasi tersebut diketahui tidak dapat dioperasikan sejak pertengahan Desember 2019.

Anggota bahkan masa bodoh dengan proses hukum yang tengah berjalan. Mereka kukuh meminta aplikasi kembali beroperasi.

Baca juga: Rekening Utama Investasi MeMiles Diblokir, Rp 122 Miliar Uang Nasabah Diamankan

Diklaim menguntungkan

Member MeMiles Surabaya menggelar konfrensi pers di Surabaya, Rabu (15/1/2020).KOMPAS.COM/A. FAIZAL Member MeMiles Surabaya menggelar konfrensi pers di Surabaya, Rabu (15/1/2020).

Salah seorang anggota investasi bodong MeMiles asal Surabaya Even Flores mengatakan, aplikasi MeMiles menguntungkan bagi bisnisnya.

Even yang bergabung dengan MeMiles selama 5 bulan mengaku memperoleh jaringan luas untuk memasarkan usahanya.

"Urusan hukum itu urusan manajemen, saya tidak ada urusan. Bagi saya, yang penting aplikasi masih bisa berjalan, karena menguntungkan bagi kami pelaku bisnis," ungkapnya.

Di aplikasi tersebut Even bisa menawarkan produk-produknya, seperti makanan, busana hingga ponsel.

Semenjak aplikasi ditutup, kata Even, produk yang ia tawarkan tak lagi dilihat orang.

Baca juga: Apa Itu Investasi MeMiles hingga Beromzet Rp 750 Miliar?

Negara diminta berikan apresiasi

Iksan Aziz (38), member MeMiles asal Bekasi Jawa Barat di Mapolda Jatim, Selasa (14/1/2020).KOMPAS.COM/A. FAIZAL Iksan Aziz (38), member MeMiles asal Bekasi Jawa Barat di Mapolda Jatim, Selasa (14/1/2020).

Anggota MeMiles lainnya Ikhsan Aziz justru meminta negara memberikan apresiasi pada keberadaan aplikasi tersebut.

Lewat slot iklan di MeMiles, kata Iksan, dirinya bisa menjual mobil dengan cepat.

Ia mengeklaim aplikasi MeMiles memberikan manfaat.

"Aplikasi investasi ini buatan anak bangsa, harusnya justru diapresiasi oleh negara. Jangan aplikasinya dibubarkan," kata dia.

Baca juga: Mengenal Investasi Bodong MeMiles Beromzet Rp 750 Miliar dan Cara Kerjanya

Salah seorang anggota lainnya Putri Arista Mawardiani mengatakan dirinya sudah melakukan top up ratusan juta rupiah untuk mendapatkan slot iklan di aplikasi MeMiles.

Namun, Putri tak pernah merasa dirugikan. Sebab ia meyakini bakal mendapatkan keuntungan lebih besar dari vendor produk kecantikan yang dipasarkannya.

Putri meminta aplikasi tetap berjalan normal seperti biasanya.

"Karena berkaitan dengan kepentingan bisnis yang kami jalani," katanya.

Baca juga: Merasa Jadi Korban MeMiles, Ello Melapor ke Polda Metro Jaya

Polisi tak berwenang

Polisi amankan uang nasabah investasi MeMiles sebesar Rp 122 miliar.KOMPAS.COM/A. FAIZAL Polisi amankan uang nasabah investasi MeMiles sebesar Rp 122 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan membantah melakukan penutupan aplikasi MeMiles.

Ia mengatakan, polisi tidak memiliki wewenang menutup aplikasi.

Sebab melihat waktunya, aplikasi MeMiles berhenti beroperasi pada pertengahan Desember. Saat itu Ditreskrimsus Polda Jatim baru memulai penyidikan dugaan pidana proses MeMiles.

"Yang saya tahu aplikasi tidak bisa digunakan karena server belum dibayar selama 6 bulan," katanya.

Sumber: Kompas.com (Penulis:Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Editor Abba Gabrillin, Caroline Damanik)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X