Kesal Bertahun-tahun Jalan Rusak di Kutai Timur Tak Diperbaiki, Warga Tanami Pohon Pisang

Kompas.com - 15/01/2020, 20:20 WIB
Warga Desa Mata Air menanam pisang di jalan rusak yang menghubungkan Desa Mata Air dan Desa Bukit Permata, Rabu (15/1/2020). IstimewaWarga Desa Mata Air menanam pisang di jalan rusak yang menghubungkan Desa Mata Air dan Desa Bukit Permata, Rabu (15/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Akses jalan penghubung Desa Mata Air dan Desa Bukit Permata di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, rusak parah.

Warga yang geram akhirnya memutuskan menanam pohon pisang di tengah jalan, Rabu (15/1/2020).

Jalan yang belum beraspal ini langganan becek saat hujan.

Jika cuaca panas jalan ini berdebu dipenuhi lubang tak beraturan. Kondisi ini sudah terjadi bertahun-tahun lamanya.


Sejumlah warga yang geram dengan kondisi jalan tersebut menanam pohon pisang sambil menulis di karton "tolong kami".

Sekretaris Desa Mata Air Nano Susanto mengatakan, hal itu dilakukan sebagai luapan kekesalan warga karena bertahun-tahun menikmati sengsaranya jalan rusak.

Menurut Nano, akses jalan itu sangat vital karena sering dilintasi masyarakat dua desa untuk menjual hasil pertanian.

Mayoritas masyarakat dua desa ini rata-rata petani, berkebun, dan peternak.

"Kadang hasil pertanian tak bisa dijual dan membusuk karena jalannya tak bisa dilalui saat hujan. Rusaknya jalan itu jadi penghambat perputaran ekonomi desa kami," kata Nano saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Temui Santri yang Blokade Jalan, Bupati Tangerang Janji Evaluasi Peraturan Operasional Truk

Tak hanya akses ekonomi, warga juga kesulitan mengakses jalan tersebut saat mengantar orang sakit yang hendak berobat ataupun ibu hamil yang hendak melahirkan ke posyandu terdekat.

"Kami minta diprioritaskan karena sudah bertahun-tahun kondisinya begini (rusak). Bahkan saat hujan jalan tersebut nyaris tak bisa dilalui karena licin, membahayakan pengendara," ucap Nano.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Regional
Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Regional
Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Regional
Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Regional
Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Regional
Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Regional
Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Regional
Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Regional
Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Regional
Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Regional
Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Regional
Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Olahraga Pagi di Pantai Kuta Mandalika

Wapres Ma'ruf Amin Olahraga Pagi di Pantai Kuta Mandalika

Regional
Kronologi Siswa MTs Ditampar dan Dipukul Guru Olahraga karena Belum Cukur Rambut

Kronologi Siswa MTs Ditampar dan Dipukul Guru Olahraga karena Belum Cukur Rambut

Regional
Rumahnya Digusur, Janda Miskin 11 Anak Kini Tinggal di Tenda Darurat

Rumahnya Digusur, Janda Miskin 11 Anak Kini Tinggal di Tenda Darurat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X